Ilustrasi
Ilustrasi

Waduh! Sudah Divaksin Sinovac Pasien Masih Bisa Terpapar Corona

SERANG, TOPmedia – Pendistribusian dan penyaluran vaksin sinovac untuk menangkal virus corona terus  dilakukan.

Dimana, untuk setiap penerimanya diharuskan untuk dilakukan vaksinasi sebanyak dua kali sebelum tubuh pasien membentuk antibodi secara penuh.

Kadinkes Banten, Ari Pramuji Hastuti mengaku, meski pasien telah mendapatkan vaksin sinovac masih ada kemungkinan terpapar virus corona meski kecil.

Hal itu dikarenakan, diperlukan waktu untuk sebelum terbentuknya kekebalan tubuh dari dalam meski telah dilakukan vaksinasi.

Menurutnya, rentang waktu yang dibutuhkan untuk membentuk antibodi covid-19 ini antara 10 hingga 14 hari sebelum nantinya tubuh pasien memiliki kekebalan tubuh terhadap virus corona.

Dengan begitu, kata Ati, pasien tetap dianjurkan untuk menjalani protokol kesehatan sambil menunggu vaksin kedua dilakukan untuk membentuk hardimuniti didalam pasien.

"Kemungkinan relatif kecil, tapi kemungkinan itu selalu ada. Karena kekebalan vaksin pertama itu baru mencapai 50 persen, jadi orang setelah disuntik kenapa masih harus menggunakan maskes? yaitu setelah disuntik tidak langsung membentuk kekebalan, perlu waktu 10 sampai 14 hari dia membentuk kekebalan, jadi tetap dia harus menggunakan masker," terang Ati, Senin (4/1/2020).

Selain itu, sambung Ati, karena pemberian vaksin sinovac ini belum dilakukan secara keseluruhan kepada masyarakt di Indonesia, khususnya di Provinsi Banten, baru sekitar sekitar 70 persen dari total jumlah penduduk. Maka, hardimuniti belum muncul secara serempak.

"Kalau sudah 70 persen seluruh penduduk sudah dilakukan vaksinasi maka sudah tidak lagi menggunakan masker. Tapi selama itu belum, maka kita tetap protokol kesehatan," katanya.

Setelah pasien mendapatkan dua kali suntikan, diharapkan tubuh memiliki kekebalan sampai 95 persen dari penyebaran dan penularan virus corona.(Den/Red).

berita terkait

Komentar