Aksi menanam pohon pisang di jalan menuju akses masuk Proyek Geothermal di Desa Batu Kuwung, Kecamatan, Padarincang, Kabupaten Serang.*
Aksi menanam pohon pisang di jalan menuju akses masuk Proyek Geothermal di Desa Batu Kuwung, Kecamatan, Padarincang, Kabupaten Serang.*

Tolak Geothermal, Warga Padarincang Tanam Pohon Pisang di Jalan Menuju Proyek

SERANG, TOPmedia - Puluhan masyarakat Padarincang yang tergabung dalam Syarekat Perjuangan Rakyat (SAPAR) terus menyuarakan penolakan terhadap pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) atau proyek Geothermal.

Baca Juga

Kali ini masyarakat, melakukan aksi menanam pohon pisang di jalan menuju akses masuk Proyek PLTPB PT. Sinthesa Banten Geothermal di Desa Batu Kuwung, Kecamatan, Padarincang Kabupaten Serang.

Aksi ini dilakukan sebagai upaya penolakan masyarakat terhadap rencana pengeboran gunung prakasak sedalam 2.000 m sampai  3.000 m kedalam perut bumi.

Abdurrohman, salah seorang warga  setempat mengatakan, setelah beberapa Kali melakukan aksi penolakan, bahkan terakhir sudah mediasi bersama pihak perusahaan yang juga dihadiri oleh Muspida kabupaten Serang, pihak perusahaan bukannya menghentikan proyek tersebut.

"Penolakan-penolakan masyarakat ternyata tidak menyurutkan niat dari pihak perusahaan untuk menghentikan proyek tersebut. Untuk itu, kami menanam pohon sebagai bentuk real bahwa kami benar-benar menolak proyek tersebut," ucapnya kepada awak media, Senin (193/2018).

Aksi ini dilakukan atas inisiatif warga padarincang, mengingat beberapa hari kedepan akan dilakukan pengeboran gunung Prakasak.

Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat Padarincang Abah Mad Sai, mengungkapkan, kecewa dengan pihak perusahaan yang terus memaksakan kehendak untuk melanjutkan pembangunan proyek meskipun telah mendapat penolakan dari warga.

"Bukannya diberhentikan (proyek PLTPB), ini malah semakin masif, dan mau menaikan alat pengeboran ke atas gunung, jelas kami tak bisa tinggal diam. Kami tetap menolak proyek tersebut," tegasnya.

Aksi yang berlangsung sejak pukul 14.00 dikawal oleh beberapa aparatur kepolisian Polsek Padarincang Dan Koramil Padarincang. (Kie/Red)

berita terkait

Komentar