Pengukuhan Relawan Demokrasi oleh Ketua KPU Banten, Agus Supriatna. (Foto: TOPmedia)
Pengukuhan Relawan Demokrasi oleh Ketua KPU Banten, Agus Supriatna. (Foto: TOPmedia)

Tingkatkan Partisipasi Pemilih, KPU Banten Kukuhkan 48 Relawan Demokrasi

SERANG, TOPmedia - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten, mengukuhkan puluhan Relawan Demokrasi untuk Pilkada Banten 2017, di Aula KPU Provinsi Banten di jalan Cipocok Jaya, Kota Serang, Sabtu (3/9/2016).

Diungkapkan Ketua KPU Provinsi Banten, Agus Supriatna, dirinya optimistis pemilih di pilkada Banten tahun ini meningkat seraya dengan dikukuhkannya Relawan Demokrasi, yang bertugas melakukan sosialisasi ke pelosok desa di kota/kabupaten Provinsi Banten.

"Setelah merekrut relawan demokrasi ini, saya optimis pemilih tahun ini akan meningkat," kata Agus, saat sambutan dalam acara pengukuhan Relawan Demokrasi.

Agus menuturkan, bahwa rekrutmen relawan demokrasi sudah melalui proses yang begitu ketat. Informasi tentang rekrutmen relawan demokrasi ini juga menurutnya sudah diberitahukan melalui beberapa media cetak maupun elektronik.

"Kami merekrut relawan demokrasi ini sudah dengan keterbukaan. Seperti menyampaikannya dengan memberitakan lewat iklan media cetak dan elektronik," jelasnya.

Jumlah Relawan Demokrasi ada 48 orang yang tersebar dibeberapa daerah di kabupaten/Kota di Provinsi Banten, "Provinsi Banten ada 8 orang, untuk Kab/Kota masing-masing 5 orang. Tugas mereka‎ meningkatkan pemilih, karna Pilkada tahun lalu Banten berada diperingkat ketiga terendah se-Indonesia," paparnya.

Agus berharap, pengukuhan relawan demokrasi ini dapat meningkatkan partisipasi pemilih meningkat 78 persen."Kami menargetkan pemilih meningkat di atas 78 persen, supaya bisa keluar dari zona terendah pemilih di Indonesia," harapnya.

Berikut adalah ‎lima segmen pemilih beserta tugas yang dilakukan bersama antara KPU banten dan relawan Demokrasi.

1 Pemilih pemula, memberikan pemahaman agar menyadarkan betapa pentingnya memilih.

2‎ Pemilih perempuan, baik kalangan ibu-ibu atau aktivitas lainnya.

3 Pemilih disabilitas, yang harus diberikan pehatian khusus.

4 Masyarakat terpinggirkan, seperti anak jalanan dan kelompok lainnya.

5 Organisasi keagamaan. (Gilang/Red)

berita terkait

Komentar