Sejumlah Mahasiswa ketika aksi tolak berita hoax, di depan komplek Serang Baru (KSB) Kemang Kota Serang, Kamis (8/3/2018)
Sejumlah Mahasiswa ketika aksi tolak berita hoax, di depan komplek Serang Baru (KSB) Kemang Kota Serang, Kamis (8/3/2018)

Timbulkan Perpecahan, Mahasiswa di Serang Gelar Aksi Tolak Berita Hoax

SERANG, TOPmedia – Mahasiswa lintas organisasi kampus di Kota Serang menggelar aksi deklarasi anti hoax di depan komplek Serang Baru (KSB) Kemang Kota Serang. Aksi tersebut, dilakukan sebagai wujud peperangan terhadap segala bentuk berita hoax

Koordinator aksi Adnan mengatakan saat ini masyarakat telah di bohongi oleh berita HOAX (Bohong), persoalan kebangsaan, persoalan masalah-masalah yang membuat perpecahan di  masalah bangsa ini harus di perangi bersama.

"Ada beberapa organisasi yang hadir serta berkomitmen untuk sama-sama memerangi hoax, dan tentunya akan kita massive kan dan viral kan supaya persoalan hoax ini bisa dientaskan," ujar Adnan temui di sela aksi, Kamis (8/3/2018).

Ia menilai, saat ini masyarakat telah dibodohi oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang telah menyebarkan berita hoax tersebut, dan pemberitaan hoax ini, membuat kegelisahan di kalangan masyarakat. Oleh karena itu, mahasiswa sepakat untuk tetap memerangi dengan melakukan deklarasi bersama.

"Saya berharap seluruh masyarakat indonesia untuk bersama-sama bijak dalam menerima informasi yang ada di media sosial terutama bahwa harus kita ketahui konsentrasi politik nasional maupun daerah saat ini sedang memanas tidak sama sekali menutup kemungkinan bahwa hari ini bisa saja di tunggangi untuk kepentingan politik, maka kita temen-temen mahasiswa yang ada di kota serang mengajak seluruh masyarakat yang ada di Kota Serang untuk sama-sama bijak menggunakan media sosial untuk sama-sama mampu memfilter informasi-informasi masih yang tidak jelas sumber pemberitaannya," jelasnya.

Pola yang akan mahasiswa lakukan dalam memerangi hoax, dengan cara mengajak mahasiswa lain untuk bersama-sama mengimbau melalui media social, terkait perang hoax ini.

"Tentunya kita akan mencoba berbagai upaya-upaya mencerdaskan terhadap masyarakat masyarakat yang ada di masyarakat agar memang masyarakat dan tidak mempunyai alat komunikasi tidak memiliki media sosial ini mampu mendengar bahwa ada upaya dari mahasiswa untuk memerangi hoax agar masyarakat lebih cerdas lebih memahami bahwa pemberitaan yang terkenal dengan hal-hal yang dapat memecah belah anak bangsa itu adalah bohong itu adalah hoax," pungkasnya. (Gilang/Red)

berita terkait

Komentar