Mediasi Pedagang Pasar Ciputat dengan Anggota DPRD Banten, Maretta Dian Arthanti.
Mediasi Pedagang Pasar Ciputat dengan Anggota DPRD Banten, Maretta Dian Arthanti.

Tertibkan Pedagang Ciputat, Anggota DPRD Banten Jalin 4 Kesepakatan Dengan Pengelola Plaza

SERANG, TOPmedia - Sebagai upaya menampung aspirasi para Pedagang Pasar Ciputat (P3C) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Anggota DPRD Banten, Fraksi PSI, Maretta Dian Arthanti melakukan pertemuan dengan pengelola Plaza Ciputat.

Baca Juga

Hal itupun dilakukan, kata Maretta, sebagai bentuk perwakilan para pedagang pasar ciputat yang dipindahkan, karena revitalisasi pasar.

Maretta menginginkan, selama dipindahkan ke lantai 1 dan 2, para pedagang mendapatkan hasil ataupun pendapatan jauh dari yang selama ini didapatkan di Pasar Ciputat.

"Beberapa kali mediasi dan dengar pendapat sudah dilakukan dengan Pemkot Tangsel. Kali ini menjelang lebaran, diharapkan pedagang bisa meraup keuntungan setelah beberapa bulan berpuasa," kata Maretta melalui sambungan telephone, Kamis(8/4/2021).

Hasil dari mediasi bersama pengelola PT Batania, Maretta mengakui, sangat senang, karena 4 kesepakatan dapat disetujui.

"Puji syukur pertemuan mediasi antara asosiasi P3C dengan pengelola plaza ciputat berjalan dengan lancar dan kondusif. Beberapa permintaan yg disampaikan sudah disetujui. Diantaranya, 1. Free parkir selama 3 bulan, 2. Diadakan acara-acara untuk meramaikan plaza naik ke lantai 1 - 2 di lokasi pedagang baru yang masih sepi, 3. Eskalator dinyalakan untuk membuat pengunjung antusias ke lantai 1 - 2, 4. Patroli keamanan ditingkatkan, dalam menjaga barang dagangan yang dicuri oleh oknum tidak bertanggungjawab," ungkap Maretta dengan nada gembira.

Sedangkan permintaan uuntuk mengadakan bazar di halaman parkir tidak memungkinkan, masih kata Maretta, karena keterbatasan lahan akan menimbulkan kepadatan atau kerumunan yang tidak kondusif.

Bahkan, sambungnya, dapat menimbulkan kecemburuan dan kericuhan diantara pedagang, dan harus dihindari. Potensi kejahatan akan lebih besar terjadi.

"Makanya, dengan adanya pertemuan ini. Masing-masing pihak saling memahami dan akan bekerjasama secara kooperatif untuk tetap mencari jalan keluar terbaik. Pihak pengelola pun memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan aspirasinya, dimana tidak pernah ada Anggota DPRD Provinsi Banten peduli dengan kendala yang dihadapi pengelola selama lebih 20 tahun di pasar ciputat," jelasnya.

Diakhir wawancara, Maretta menegaskan, keseriusan pemerintah untuk menertibkan pedagang liar diluar, agar pedagang diluar bisa dimasukkan ke Plaza Ciputat dan meramaikan plaza di dalam. Pengelola bersedia untuk mendiskusikan terkait hal teknis dengan Pemkot Tangsel maupun Pemprov Banten.

"Saya pun akan tindaklanjuti ke Pemkot Tangsel maupun Pemprov Banten melalui Dinas Perdagangan. Saya akan secepatnya berkordinasi, agar ketertiban dan kenyamanan di pasar ciputat dapat segera tercapai. Terpenting mencapai peningkatan ekonomi masyarakat di Kota Tangerang Selatan," tutup Maretta seraya mengakhiri wawancara.

Diketahui, untuk mediasi aspirasi asosiasi pedagang P3C di kantor pengelola PT. Betania, dihadiri pihak manajemen pengelola, Mananger, Mulyadi, Kepala Parkir, Bejo, dan pihak P3C, Khalik berserta Yuli serta 2 orang tim nya. (Feby/Red).

berita terkait

Komentar