Terdapat 4 Status Hukum, Begini Syarat Pembuatan Akta Kelahiran Di Disdukcapil Kabupaten Serang

SERANG, TOPmedia - Memiliki seorang anak merupakan hal yang paling bahagia. Namun, agar terdaftar dalam pencatatan kelahiran anak, harus menempuh beberapa syarat. 

Menurut keterangan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Serang, terdapat 4 status hukum akta kelahiran.

Pertama, dikatakan Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Serang, Abdullah, anak dari pasangan suami istri yang sah, dan pemohon melampirkan dokumen buku nikah atau akta perkawinan.

Kedua, anak seorang ibu pemohon tidak mampu melampirkan buku nikah atau perkawinan. Tetapi, anak lahir sebelum pernikahan orang tua.

Ketiga, anak dari seorang ibu dan ayah dengan frasa, pemohon tidak mampu melampirkan akta nikah atau buku perkawinan. Namun, pemohon melampirkan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) dan kebenaran sebagai pasangan suami istri.

Keempat, anak yang tidak diketahui keberadaan asal usul atau keberadaan orang tuanya, pemohon tidak mampu sama sekali menunjukan identitas orang tuanya.

"Peraturan inipun, sudah sesuai dengan Permendagri No 9 tahun 2016 pasal 1 angka 19, tentang pencatatan kelahiran anak yang harus memenuhi syarat ketentuan," ungkap Abdullah seusai melakukan Rapat Zoom Meeting koordinasi Nasional Tahun 2020, bersama para Kepala Bidang (Kabid) Disdukcapil Kabupaten Serang, Jum'at(23/10/2020).

Tak lupa, diakhir wawancara Abdullah juga menegaskan, pembuatan akta kelahiran gratis, dan tidak dipungut biaya. Asalkan, sambungnya, seluruh persyaratan dilengkapi.

"Adanya akta perkawinan orang tua. Tapi jika tidak ada, permohonan dapat melampirkan SPTJM kebenaran sebagai pasangan suami istri. Bahkan juga pernyataan yang di buat oleh orang tua kandung atau wali maupun pemohon dengan tanggung jawab penuh atas status hubungan perkawinan seseorang, dengan diketahui dua orang saksi," tutup Abdullah seraya mengakhiri wawancara. (Advetorial).

berita terkait

Komentar