Sungai Ciujung yang berlokasi di Desa Jongjing, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang. (Foto: TOPmedia)
Sungai Ciujung yang berlokasi di Desa Jongjing, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang. (Foto: TOPmedia)

Tercemar Limbah, Sungai Ciujung Jadi Comberan Terbesar di Kabupaten Serang

SERANG, TOPmedia - 'Comberang Terbesar' ada di Sungai Ciujung yang berlokasi di Desa Jongjing, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Banten. Sungainya berwarna hitam dan menebar aroma khas comberan.

Penyebabnya, sungai tersebut di anggap warga telah tercemari limbah dari industri dan menjadi lokasi pembuangan sampah bulu ayam.

"Ada juga warga yang nyebutnya comberan terbesar di Indonesia. Kalau enggak ada hujan, baunya nyengat," Hanafi, warga setempat yang ditemui di atas jembatan Jongjing, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Banten, Senin (08/07/2019).

Hanafi yang juga pelayan warung makan disamping Sungai Ciujung bercerita kalau saat dirinya kecil, kerap mandi di sungai tersebut. Bahkan bersama teman-temannya kerap memcari ikan dengan jaring dan memancing.

Orangtuanya yang bertani, dulu menggunakan air Sungai Ciujung untuk mengairi sawahnya. Namun kini air sungainya sudah tidak bisa digunakan untuk bercocok tanam.

"Kalau dipakai untuk sawah, mati padi nya. Panas kan air sungai nya, karena limbah itu," jelasnya.

Warga kerap memasang spanduk bernada sindiran di atas jembatan, bertuliskan 'Comberan Terbesar di Indonesia', dengan harapan bisa mendapatkan perhatian pemerintah. Namun hingga kini, pemerintah Kabupaten Serang belum merespon sindiran warga.

"Kalau demonstrasi belum. Enggak berani. Cuma paling masang spanduk aja," terangnya. (YDtama/Red)

berita terkait

Komentar