Screen Shoot Cuplikan Video Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetyani dari Fraksi PKS
Screen Shoot Cuplikan Video Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetyani dari Fraksi PKS

Tanggapan Anggota DPR Terkait Vaksin Sinovac Mencengangkan

JAKARTA,TOPmedia – Dalam sebuah video berdurasi 1:54 detik  produksi parlemen DPR RI yang beredar luas di WhatsApp. Anggota komisi IX DPR RI Netty Prasetyani dari Fraksi PKS membuat pernyataan yang mencengangkan menanggapi rencana pemerintah memberikan vaksin Sinovac di Indonesia.

“Dari hasil rapat dengar pendapat komisi IX DPR RI dengan kementrian kesehatan pada 31 Agustus 2020, strategi mendapatkan vaksin itu ada dua. Satu, mengembangkan vaksin merah putih dan yang kedua adalah strategi diplomasi, yang waktu itu disebutkan adalah vaksin Sinovac yang sedang dilakukan iji klinis tahap ketiga di Indonesia,” ujar nya.

Yang membuat aneh menurut Netty adalah, uji klinis itu belum selesai, interimnya juga baru nanti awal tahun 2021. Tapi kenapa tiba-tiba pemerintah memutuskan membeli vaksin jadi Sinovac.

“Vaksin Sinovac menurut referensi efektifitasnya belum teruji, kan begitu. Bagaimana mungkin sebuah vaksin yang belum teruji efektivitasnya,efekesinya, kebermanfaatnya diberikan kepada frontliners yang hari ini untuk mencetak satu tenaga kesehatan baik dokter maupun perawat butuh waktu dan proses yang panjang,” tutup nya.

Diketahui, Pemerintah Indonesia menutup tahun 2020 dengan mendatangkan sebanyak 3 juta vaksin Covid-19 asal perusahaan China yaitu Sinovac. Kedatangan vaksin yang pertama pada Minggu (6/12/2020) sebanyak 1,2 juta dosis.

Kedatangan keduanya yaitu pada Kamis (31/12/2020) sebanyak 1,8 juta dosis. Bergerak cepat, pemerintah mulai mendistribusikan vaksin ke sejumlah daerah. Tak sampai di situ, pemerintah juga tengah menyiapkan rencana vaksinasi yang dikabarkan akan berlangsung pekan depan tepatnya pada 13 Januari 2021. (Ben/Red)
 

berita terkait

Komentar