Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (Foto: Net)
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (Foto: Net)

Tak Becus Kerja, Alasan GP Ansor Tolak Ahok di Jakarta

JAKARTA, TOPmedia  - Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor DKI Jakarta, Abdul Azis mengatakan, masyarakat kota Jakarta sudah sangat terdidik dan demokratis dalam menentukan sikap politik. Menurutnya,  jangan mengeklaim warga Jakarta apabila tidak mau mendukung calon petahana Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dianggap isu suku, agama, ras dan antar golongan (SARA).

"Kami di PKB dan di NU sudah tuntas soal isu itu. Dan soal kami PKB tidak mendukung Ahok, bukan karena soal agama dan etnis nya, tapi memang ahok belum bekerja untuk rakyat," kata Azis, Kamis (1/9/2016).

Azis menegaskan,  banyak warga tidak suka Ahok karena Ahotidak berpihak kepada rakyat kecil. Soal Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Sehat (KJS), menurut Azis itu adalah program lama Joko Widodo saat menjadi gubernur, bukan Ahok.

"Dewasalah dalam berpolitik, kita ini sangat menghargai demokrasi yang sedang terjadi, jadi jangan melulu menganggap yang tidak mendukung dianggap SARA‎," ucapnya.

Anggota DPRD DKI dari fraksi PKB itu menilai bahwa apa yang dikerjakan Ahok selama ini ‎cuma semata untuk kepuasan diri sendiri. Terbukti dengan masih banyaknya rakyat yang tergusur, seperti yang baru saja terjadi di Rawajati, Jakarta Selatan, pagi ini.

"Ahok bekerja untuk memuaskan dirinya sementara rakyat masih banyak yang tergusur. Jadi tidak perlu di besar-besarkan soal isu SARA itu. Saya rasa rakyat dan pemilih Jakarta tidak akan terpengaruh oleh isu SARA," ungkap dia. (Landy/Red)

berita terkait

Komentar