Walikota Serang, Syafrudin bersama Dishub saat memeriksa karcis parkir di Kawasan Kesultanan Banten. (Foto: TOpmedia)
Walikota Serang, Syafrudin bersama Dishub saat memeriksa karcis parkir di Kawasan Kesultanan Banten. (Foto: TOpmedia)

Soal Parkir Liar di Banten Lama, Walikota dan Kadishub Kota Serang Beda Pendapat

SERANG, TOPmedia - Terkait parkir liar di Kawasan Kesultanan Banten yang banyak dikeluhkan para pengunjung, Walikota Serang, Syafrudin mengatakan, bahwa di kawasan Banten Lama memang banyak sekali parkir liar, akan tetapi ada dua titik parkir yang dikelola oleh Pemkot Serang.

“Di sana itu yang kami berikan SK hanya dua titik, Terminal Sukadiri dan Kebalen KPW (Kawasan Penunjang Wisata, Red). Adapun titik-titik yang lain yang dikelola oleh masyarakat, ormas, dan OKP, diluar tanggung jawab kami,” ujar Syafrudin, saat bersama Dishub Kota Serang dan pihak Kesultanan Banten, Kamis (13/6/2019).

Karena itu, kata Syafrudin, pihaknya memerintahkan kepada OPD terkait untuk segera mengambil langkah cepat dalam mengatasi persoalan parkir liar di objek wisata religi tersebut.

Baca Juga: Dishub Kota Serang Tegaskan Karcis Parkir di Kawasan Kesultanan Banten Ilegal

“Insha Allah kalau besok saya tidak ada halangan, akan mengecek langsung ke lokasi. Apalagi hari Selasa 17 Juni 2019 ada acara yang dilaksanakan di Banten Lama. Ini juga sekaligus saya mau ngecek kalau umpamanya hari Jumat dan berselang Sabtu Minggu libur. Tujuannya untuk bisa mengambil karci-karcis parkir liar dilokasi,” tutur Syafrudin.

Di tempat sama, Kabid Dalops LLAJ, Dishub Kota Serang Herunajaya menyatakan, pihaknya siap terjun ke lokasi untuk menelusuri dan memberantas karcis-karcis parkir ilegal yang marak di kawasan parkir Banten Lama.

“Iya artinya Dishub mungkin besok kita langsung turun ke lapangan. Kita juga nanti ingin menanyakan kepada pengelola di sana, kenapa ini bisa terjadi seperti ini,” ujar Herunajaya.

Ia juga mengaku, pihaknya tidak ada berkoordinasi untuk lahan parkir liar di Banten Lama, karena pihaknya hanya mengelola dua lahan parkir di Terminal Sukadiri dan Kebalen KPW. “Untuk yang diluar dari Kebalen KPW dan Sukadiri tidak ada koordinasi,” tegasnya.

Tidak lupa, Herunajaya mengimbau kepada para pengunjung bila menerima karcis parkir liar dengan tarif mahal agar ditolak. Pasalnya, kalau untuk kendaraan roda (KR) 2 jelas itu Rp 1000 menurut karcis. Ini kan Rp 5000 di sana mungkin untuk KR4.

“Nah kalau itu terjadi bisa saja kita tolak. Apa lagi umpamanya dikasih karcis warna merah muda, itu juga kita harus nolak masuk KR 2 dikasih karcis mobil,” terangnya.

Sebelumnnya, Kadishub Kota Serang, Maman Lutfi mengakui, tidak ada lahan parkir yang dipegang oleh Dishub Kota Serang di daerah Kawasan Kesultanan Banten. Apalagi, kata Maman, lambatnya proses pematangan lahan parkir di KPW dan Terminal Sukardi.

"Padahal pihaknya sudah menyiapkan seluas 2 hektare untuk kantong parkir dengan anggaran Rp 2 miliar dari Bantuan Provinsi (Banprov). Tetapi, hingga saat ini belum ada pematangan lahan dan masih merupakan kewenangan PU Banten," tandasnya. (Bie/Red)

berita terkait

Komentar