Singgung Perayaan Tahun Baru dan Azab, Inilah Postingan Terakhir Syekh Ali Jaber!

 

TOPmedia - Innalillahi wainna ilaihi roji’un,  kabar duka kembali datang di awal tahun 2021. Syekh Ali Jabar panutan kita semua dikabarkan meninggal dunia pada hari Kamis, 14 Januari 2021 pada puku 08.30 WIB si RS Yarsi Jakarta.

Sebelum meninggal dunia, Syekh Ali Jaber di nyatakan positif covid – 19 dan harus menjalani sejumlah perawatan dan isolasi mandiri di rumah sakit.

Namun kondisinya saat  itu sempat dikabarkan membaik,  Syekh Ali Jaber pun sudah dinyatakan negative Covid – 19 dan Allah memiliki kehendak lain memanggil dai asal madinah, Arab Saudi ini.

Di akihr tahun lalu, Syekh Ali Jaber mengunggah postingan terakhir sebelum menjalani perawatan intensif karena Covid-19. Unggahan itu dilakukan Syekh Ali Jaber di akun Instagarmnya @syekh.alijaber.

Syekh Ali Jaber mengingatkan soal makna dan peringatan Tahun Baru 2021. Ia mengingatkan jangan sampai malah maksiat yang dilakukan.

"Hikmah mutiara. Jangan jadi kan tahun baru mendatang kan adzab atau ujian sebab dosa maksiat kita di malam tahun baru bertaqawa lah jangan samapai nabi Muhammad saw kecewa hati nya sebab kebebasan maksiat di malam tahun baru," tulis Syekh Ali Jaber.

Syekh Ali Jaber memberikan keterangan untuk video yang diunggah dengan judul Malam Tahun Baru Maksiat Terbesar sepanjang Tahun. Dalam video tersebut All Habib Munzir bin Fuad Al Musawa berceramah bertepatan dengan Malam tahun Baru, di mana dirinya juga memberikan ceramah. Ia mengatakan Malam Tahun Baru adalah malam di mana maksiat terbesar ummat Muhammad SAW sepanjang tahun.

"Hari Raya ini dirayakan lebih banyak oleh ummat Muslimin. Menghancurkan hati Nabi Muhammad. Kalau dahulu Nabi Muhammad bersujud dilempari kotoran onta oleh Qurasy, masa sekarang umat melempari kotoran dosa ke wajah Nabi Muhammad," ujarnya lantang.

"Siapa yang akan mensyafa'ati umat yang berdosa ini kalau bukan Sayyidina Muhammad?" kata dia. (RED)

 

 

Sumber: Tribunnews.com

berita terkait

Komentar