Kadisnaker sekaligus ketua dewan pengupahan Provinsi Banten, Alhamidi
Kadisnaker sekaligus ketua dewan pengupahan Provinsi Banten, Alhamidi

Serikat Pekerja Provinsi Banten Menuntut Kenaikan Sekitar 3,33% Untuk Upah Tahun 2021

SERANG, TOPmediaPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menggelar rapat pleno pembahasan UMK tahun 2021, sebelum nantinya disahkan oleh Gubernur Banten, Wahidin Halim, Jumat (20/11/2020) besok.

Rapat pleno pembahasan UMK tahun 2021 digelar di kantor Dinas ketenagakerjaan (Disnaker) Provinsi Banten untuk mendengarkan masukan dan pendapat dari masing-masing puhak, antaranya serikat pekerja, Apindo dan tenaga ahli, Kamis (12/11/2020).

Meski begitu, hasil rapat pleno  menghasilkan jalan buntu alias tidak bulat.

Serikat buruh rata-rata menginginkan kenaikan upah sebesar 3,33 persen tahun depan, sedang pihak Apindo meminta agar UMK tahun 2021 tetap sama dengan tahun ini.

Berbeda masukan dari pakar dan perguruan tinggi yang mengusulkan agar  UMK tahun 2021 tahun depan agar bisa naik sebesar 1,5 persen.

Kadisnaker sekaligus ketua dewan pengupahan Provinsi Banten, Alhamidi mengatakan, rapat pleno menghasilkan suara tidak bulat.

Dimana, masing-masing unsur mengajukan aspirasinya, Apindo menghendaki tidak adanya kenaikan upah tahun depan, sedangkan dari pihak serikat pekerja bervariasi, rata-rata serikat pekerja mengusulkan agar UMK di Provinsi Banten tahun depan naik sebesar 3,33 persen.

"Tidak bulat. Apindo menginginkan tetap tidak ada kenaikan, sedangkan serikat pekerja rata-rata meminta kenaikan 3,33 persen," terang Alhamidi, kepada wartawan, khususnya diwilayah Tangerang Raya dan Kota Cilegon.

Sedangkan untuk Kabupaten Pandeglang dan Lebak, UMK tahun 2021 dipredikai akan tetap sama, alias usulannya untuk tidak mengalami kenaikan.

Lebih jauh Alhamidi mengatakan, hasil rapat pleno dewan pengupahan mengenai pembahasan UMK tahun 2021 Provinsi Banten ini diharapkan bisa segera disampaikan kepada Gubernur untuk selanjutnya ditetapkan, paling telat Sabtu (21/11/2020) besok.

"Tinggal kita memberikan pertimbangan kepada gubernur nanti. tanggal 20 mudah-mudahan sudah ditandatangani Gubenur," tandasnya.(Den/Red)

berita terkait

Komentar