Direktur Utama PT Krakatau Steel, Silmy Karim bersama Wali Kota Cilegon Edi Ariadi saat melakukan penandatanganan enghapusbukuan dan pemindahtanganan lahan.
Direktur Utama PT Krakatau Steel, Silmy Karim bersama Wali Kota Cilegon Edi Ariadi saat melakukan penandatanganan enghapusbukuan dan pemindahtanganan lahan.

Serah Terima Lahan PT Krakatau Steel Ke Pemkot Cilegon Disaksikan Tim KPK

CILEGON,TOPmedia – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon akhirnya dapat melakukan kesepakatan bersama dengan PT Krakatau Steel tentang rencana penghapusbukuan dan pemindahtanganan aktiva tetap setelah bertahun-tahun mengupayakan lahan tersebut. Hal itu dilakukan di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta (27/11/2020). 

"Kami ada disini sebagai koordinasi untuk pencegahan, mencegah kalau bisa tidak ada kerugian negara, untuk itu kami koordinasikan untuk aset, jangan sampai juga ada potensi kerugian yang muncul, karena pemanfaatan yang tidak optimum," ungkap Deputi Pencegahan KPK, Pahala Nainggolan sebagai fasilitator Pemkot Cilegon dan PT. KS terkait aset lahan tersebut. 

Menurut Nainggolan, yang terpenting saat ini semua aset legal terlebih dahulu. "Kami dorong semua aset legal dulu, ini jadi yang pertama MoU Pemda dengan BUMN di KPK, ini bisa dijadikan role model, karena banyak di daerah lain juga memiliki permasalahan yang sama terkait aset ini," terangnya. 

Sementara itu, Direktur Utama PT Krakatau Steel, Silmy Karim pada kesempatan ini mengapresiasi kepada semua pihak yang terlibat dari MoU tersebut. 

"Terkait aset sebagai pejabat publik itu sangat beresiko, untuk itu jangan sampai ada sesuatu yang tidak diinginkan, bagaimana kami bisa memanfaatkan lahan yang dapat menguntungkan semua pihak, terutama bisa bermanfaat untuk Indonesia," pungkasnya. (Firasat/Red)

berita terkait

Komentar