Petugas Gabungan Satpol-pp Kota Cilegon, TNI-Polri berhasil temukan modus baru yang dilakukan PKL di Kota Cilegon, Sabtu (28/11/2020) dini hari.
Petugas Gabungan Satpol-pp Kota Cilegon, TNI-Polri berhasil temukan modus baru yang dilakukan PKL di Kota Cilegon, Sabtu (28/11/2020) dini hari.

Sembunyikan Dalam Jok Motor Jadi Modus Baru PKL Jual Miras di Kota Cilegon

CILEGON, TOPmedia – Sepandai-pandainya menyimpan bangkai, pasti akan tercium juga. Hal tersebut terjadi pada seorang Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Cilegon yang berjualan minuman keras (miras) dengan modus baru yakni menyimpan miras yang di dalam jok motor. 

Modus itu terungkap oleh petugas gabungan dari Dinas Satuan Polisi dan Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cilegon, beserta TNI dan Polri yang melakukan monitoring tempat hiburan malam dan pedagang yang dicurigai berjualan miras, Sabtu (28/11/2020) dini hari.

Kepala Bidang Penegakkan Perda pada Dinas Satpol PP Kota Cilegon Sofan Maksudi mengatakan, saat mendatangi lapak di JLS tidak menemukan pedagang yang berjualan miras. Namun, kata Dia, saat berusaha dicari miras yang dijual, petugas tetap tidak menemukannya.

"Tapi, setelah kami periksa, ternyata bau miras itu dari dalam jok motor milik salah satu pedagang. Kami periksa ternyata benar adanya, ada yang menyimpan enam botol miras di jok motor dan satu botol pecah di dalam jok motor sehingga baunya tercium petugas," kata Sofan kepada wartawan, Sabtu (28/11/2020).

Ia menuturkan, selain menyisir pedagang kaki lima, pihaknya juga melakukan monitoring tempat hiburan malam serta pedagang jamu di sekitar JLS Kota Cilegon.

"Ada tempat hiburan malam di JLS yang beroperasi yaitu Alexxa, tapi kami tidak bisa menindak karena berada di wilayah Kabupaten Serang," ungkapnya.

Ia juga menambahkan, dari hasil monitoring yang dilakukan, pihaknya berhasil menyita 282 botol miras berbagai merk dari beberapa PKL dan warung jamu di Kota Cilegon.

"Kami terus berupaya menyelamatkan generasi muda dari bahaya pengaruh miras dan menjaga ketentraman dan ketertiban umum," pungkasnya.(Firasat/Red)

berita terkait

Komentar