Foto ilustrasi.*
Foto ilustrasi.*

Selama Arus Mudik, Jumlah Kecelakaan di Banten Meningkat

CILEGON, (TOPmedia) – Jumlah kecelakaan lalu lintas pada arus mudik tahun 2016, terhitung dari 30 Juni hingga 10 Juli 2016 mengalami kenaikan, kenaikan kecelakaan sekitar 20 persen dari tahun 2015. Meski kecelakaan tinggi, angka kematian mengalami penurunan sekira 85 persen dari tahun sebelumnya.

Berdasarkan data di Posko Operasional Arus Mudik Merak, jumlah kecelakaan di Banten tahun 2016 ini sebanyak 40 kejadian, sedangkan tahun 2015 hanya 33 kejadian. Korban meninggal dunia pada mudik kali ini berjumlah tiga orang atau menurun dibandingkan tahun 2015 yaitu sebanyak 13 orang korban meninggal dunia.

Selanjutnya, untuk korban luka berat yaitu sebanyak 20 orang atau menurun 10 persen dibandingkan 2015 sebanyak 24 orang. Sementara untuk korban luka ringan mengalami kenaikan yang signifikan yaitu sebanyak 57 orang, sedangkan tahun 2015 hanya 39 orang. Kerugian selama kecelakaan arus mudik 2016 ini yaitu sebesar Rp263 juta.

Kepala Posko Ops Merak, AKBP Budhi Batara mengatakan, peningkatan jumlah angka kecelakaan di Banten disebabkan jumlah data arus mudik tahun 2016 ini adanya penambahan data dari Polres Tangerang yang baru bergabung dengan Polda Banten.

"Tahun lalu kita hanya mendata Cilegon, Serang, Pandeglang, Lebak, tapi tahun ini kita bertambah. Ada Tangerang yang masuk ke Polda Banten," katanya, Senin (11/7/2016).

Dari 61 persen kasus kecelakaan yang terjadi selama arus mudik dan balik lebaran, Budhi mengungkapkan, paling banyak berasal dari kendaraan roda dua.

"Sepuluh persen truk dan bus, sisanya kecelakaan roda empat pribadi. Jadi pada tahun ini didominasi oleh kecelakaan kendaraan roda dua," ujarnya.

Budhi menuturkan, faktor meningkatnya angka kecelakaan ini dikarenakan human error. Meski begitu, ada beberapa faktor lainnya seperti rusak jalan.

"Kebanyakan faktor pelanggaran lalu lintas atau kelalaian si pengemudi maupun pengendara sepeda motor. Misalnya kelelahan tetap memaksa melanjutkan perjalanan, ada juga rem blong," ucapnya.

Budhi menjelaskan, angka kecelakaan arus mudik Lebaran itu bisa terus bertambah. Sebab, masih ada pemudik yang belum kembali ke tempat asalnya. Untuk itu, pengendaran maupun pengemudi kendaraan diimbau berhati-hati saat berkendara. (Red 1)

berita terkait

Komentar