Kondisi Bencana alam di Kota Serang dan Kabupaten Serang
Kondisi Bencana alam di Kota Serang dan Kabupaten Serang

Satu Rumah Tertimpa Longsor, Begini Kondisi Kota dan Kabupaten Serang Usai Di Landa Hujan Semalam

SERANG, TOPmedia – Hujan dan angin kencang yang melanda Kota Serang maupun Kabupaten Serang selama semalam hingga pagi hari. Menyebabkan sejumlah wilayah mengalami kebanjiran, pohon tumbang sampai longsor.

Bahkan, menurut informasi dari Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang, terdapat satu rumah yang terkena longsor.

Pada kesempatan itupun, Walikota Serang, Syafrudin bersama jajaran meninjau langsung dan memberikan bantuan kepada korban rumah longsor di Lingkungan Sempu Saroja, RT03/RW15, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang akibat curah hujan tinggi.

Saat kunjungan, Syafrudin juga mengakui, rumah longsor yang diakibatkan curah hujan tinggi dari semalam, dan ada empat titik banjir yang ada di Kota Serang. Yakni, Perumahan Citra Gading, Perumahan Ranau Estate, Perumahan BIP dan Perumahan Prozen.

"Kami meninjau ada satu rumah yang longsor di Lingkungan Sempu Saroja akibat curah hujan tinggi dari semalam sekira pukul 23.00 WIB. Kalau titik banjir ada empat dan ada juga pohon tumbang," kata Syafrudin kepada awak media saat meninjau korban rumah longsor di Sempu Saroja, Selasa(14/9/2021).

Adapun untuk penanganan banjir, dikatakan Syafrudin, yang sudah dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, kata Walikota Serang, di tahun 2021 ini ada beberapa pelaksanaan yang dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) untuk penanganan banjir dibeberapa titik di Kota Serang.

"Sudah dibahas kemarin di KUA PPHS, ada kurang lebih sebanyak 21 titik banjir yang diprogramkan hingga tahun 2023," jelasnya.

Sedangkan untuk antisipasi kedepan, ia mangakui, karena memasuki musim penghujan, terus melakukan antisipasi. Terutama, pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan.

"Antisipasi terus, kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan dan membersihkan solokan. Masyarakat harus sadar, karena kalau ada bencana menimpahnya ke masyarakat itu sendiri, maka dari itu jaga kebersihan selalu," tegasnya.

Sedangkan untuk Kabupaten Serang, informasi dari BPBD terpantau normal. Mulai dari debit air bendungan pamarayan terpantau normal, hingga titik banjir hanya mengalami tergenang.

Hanya dua lokasi di Perumahan BCP 2 Kecamatan Ciruas dan Desa Undar-andir Kecamatan Kragilan.(Feby/Red)

berita terkait

Komentar