Tenaga honorer se-Provinsi Banten saat menggelar aksi unjuk rasa di depan KP3B, menuntut janji WH-Andka. (Foto: TOPmedia)
Tenaga honorer se-Provinsi Banten saat menggelar aksi unjuk rasa di depan KP3B, menuntut janji WH-Andka. (Foto: TOPmedia)

Ratusan Honorer di Banten Demo Kantor Gubernur, Tagih Janji WH-Andika

SERANG, TOPmedia - Ratusan tenaga honorer se-Provinsi Banten menggelar aksi unjuk rasa di depan Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), di Jalan Syeh Nawawi Al-Bantani, Curug, Kota Serang, menagih janji Gubernur dan Wakil Gubernur Banten WH-Andika yang akan mengangkat honorer di Banten menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Para honorer dari Kota Cilegon, Kota Serang, Kabupaten Lebak, Pandeglang dan Serang ini pun menuntut Gubernur Banten Wahidin Halim untuk menepati janjinya saat kampanye di Pilgub Banten 2017 lalu.

“Kita datang kesini menuntut Gubernur Banten untuk menepati janji kampanye yang akan mengangkat honorer menjadi PNS. Kita sudah lelah bertahun-tahun mengabdi tapi tidak pernah dianggap sama sekali,” kata massa aksi Umroni (32) seorang Guru honorer, Rabu (25/10/2017).

Para massa aksi juga mengusut kembali pertemuannya dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten pada masa kampanye Pilgub Banten lalu, yang berkomitmen untuk mengangkat honorer menjadi PNS jika memilihnya.

“Kita tahu betul dulu mereka (WH-Andika) bertemu kita meminta dukungan dan berjanji akan mengangkat para honorer K2 dan para guru untuk menjadi PNS, tapi nyatanya setelah kita beberapa kali menagih itu tak pernah terealisasi,” ungkapnya.

Janji-janji yang tak pernah ditepati, lanjutnya menjadi kekecewaan yang besar bagi para honorer, pasalnya selama ini masih banyak yang mengabdi puluhan tahun namun tak pernah mendapatkan perhatian sekalipun.

“Kita sudah bertahun-tahun mengabdi tapi tak pernah ada perhatian. Bahkan janji untuk menaikan gaji sesuai UMK/UMP di masing-masing kabupaten/kota pun belum terealisasi,” pungkasnya.

Mereka pun mengancam akan terus melakukan aksi unjuk rasa sampai janji-janji penguasa Banten saat ini ditepati. Tak hanya itu, para massa aksi pun mengancam akan melakukan aksi besar-besaran ke Istana Negara untuk meminta presiden merealisasikan keinginan para honorer di Banten. (Oc/Red)

berita terkait

Komentar