Puber Kedua Dalam Islam Menjadi Alasan Untuk Berpoligami, Bagaimana Menurut Medis ?

TOPMedia -  Enggan tampil tua.  Mereka mulai memperhatikan penampilannya maupun keindahan tubuhnya. Rambutnya diwarnai  seperti anak muda, bergaya gaul, sering berpetualang, dan lebih sering berkumpul di tempat keramaian. Itulah seseorang yang sedang mengalamai masa puber kedua. Puber kedua ini bisa saja dialami oleh pria maupun wanita yang biasanya mulai memasuki usia 40 tahun ke atas. Namun istilah puber kedua ini sering kali di kaitkan dengan alasan poligami.

Buya Yahya dalam ceramahnya melalui Youtube, dikutip senin (28/12/2020) menjawab bahwa bia jadi puber kedua itu hanya alasan bagi pria untuk menikah lagi.

“Whai laki – laki, yang ingin poligami janganlah beralasan macam – macam. Ada ustadz beralasan poligami agar akwahnya luas dan semacamnya, itu hanya alasan, jujurlah saja ia ingin menikah lagi memang Karen syahwat,” beber Buya.

Buya mewanti – wanti bahwa siapa pun laki – laki yang menikah lagi, maka tanggung jawabnya lebih besar di hadapan Allah. Karena menurut Buya, Banyak laki – laki yng mempermainkan pernikahan, cerai llu menikah, kemudian cerai dan seterusnya hingga menelantarkan keluarga.

Lebih lajut soal puber kedua. Ada atau tidak ada istilah tersebut, Buya hanya berpesan jika pasangan suami istri harus saling dan terus memperindah diri di hadapan pasangannya. “Karena banyak, istri sudah enam malas merawat diri, pakaian bolong, bau dapur, dipakai tidur. Berbeda sekali dengan ia sebelum nikah. Seharusnya, sudah anak enam justru harus lebih rajin berhia,” terang Buya.

Pubertas Kedua Menurut Medis

Ketika kebanyakan orang memikirkan pubertas, tahun – tahun remaja muncul dibenaknya. Perode ini, yang umumnya terjadi antara usia 8 dan 14 tahun adalah saat anda berkembang dari kecil menjadi dewasa. Namun setelah pubertas, tubuh anda terus berubag. Ini adalah bagian alami dari penuaan. Perubahan terkait usia ini terkadang di sebut ”Pubertas Kedua”.

Namun, ini bukanlah pubertas yang sebenarnya. Pubertas kedua hnyalah istilah gaul yang mengcu pada cara tubuh berubah di masa dewasa.

Kapan Pubertas Kedua Terjadi ?

Karena pubertas bukanlah istilah medis, tidak ada definisi resmi yang menjelaskan kapan hal itu terjadi. Tetapi perubahan dalam tubuh Anda yang mengacu pada istilah gau dapat terjdi selama usia 20-an, 30-an, dan 40-an. Penting untuk di perhatikan bahwa orang menggunakan kata trsebut dengan cara yang berbeda. Ketika mereka mengatakan pubertas kedua, itu mungki berarti :

Satu decade kehidupan , sepeti usia 30-an transisi dari satu dekade ke dekade lainnya, seperti khir usia 20-an dan 30-an.

Tanda - tanda pubertas pada pria, di kutip dari Healhline, Senin (28/12/2020)

Di usia 20-an

Selama masa ini, Anda terus menjadi dewsa secra fisik saat anda bertransisi keluar dari masa remaja Anda. Ini termasuk perubhan fisik seperti :

Massa tulang maksimal

Anda mencapai masa tulang puncak, yang merupakan jaringan tulang paling banyak yang and miliki dalam hidup.

Masaa Otot Maksimal

Otot anda juga mencapai massa dan kekuatan puncaknya.

 Di usia 30 –an

Pada pertengahan usia 30-an, kadar testosterone Anda secara bertahp menurun. Nmun, ini tidak akan menyebabkan tanda – tanda yang terlihat.

Massa tulang menurun

Massa tulang anda perlahan menurun di pertengahan atau di akhir 30 -an

Massa otot menurun

Anda mugkin mengalami keriput atau bintik – bintik penuaan di usia akhir 30-an.

Rambut Beruban

Setelah usia pertengahan 30-an, Anda cenderung mengembangkan ubn.

Di usia 40-an

Perubahan yang terjadi di usia 30-an berlanjut hingga 40-an. Pada saat yang sama , perubahan fisik akibat penurunan testosterone akan semakin terlihat. Perubahan ini dikenal sebagai menopause pria atau andropause. (RED)

 

 

Sumber: muslimahobsession.com

berita terkait

Komentar