Salon plus-plus milik caleg Perindo diberi garis polisi.*
Salon plus-plus milik caleg Perindo diberi garis polisi.*

Polisi Tetapkan Caleg Perindo Pemilik Salon Plus-plus dan Pelanggan Jadi Tersangka

CILEGON, TOPmedia - Polisi akhirnya menetapkan NH (36), Caleg DPRD Kabupaten Serang dari Partai Perindo sebagai tersangka kasus prostitusi lantaran diduga membuka salon yang memberikan jasa pijat plus-plus di Kota Cilegon. Selain NH, pelanggannya yang berinisial RW (45) juga ikut ditetapkan  jadi tersangka.

Polisi menetapkan caleg germo itu sebagai tersangka karena sudah dinyatakan cukup alat bukti. NH terbukti mengelola dan mempekerjakan anak di bawah umur sebagai pekerja seks. Sedangkan RW, sang pria hidung belang jadi tersangka karena diduga melanggar UU Perlindungan Anak.

"Sudah jadi tersangka, NH sama RW yang waktu pas penggerebekan dia lagi main sama anak di bawah umur itu," kata Kasatreskrim Polres Cilegon, AKP Dadi Perdana Putra, Kamis (14/3/2019).

Baca juga: Diduga Buka Salon Plus-plus di Cilegon, Caleg Perindo Kabupaten Serang Diamankan Polisi

Dadi mengatakan, polisi sudah mengintai tempat prostitusi berkedok salon itu selama dua minggu. Penyelidikan itu membuahkan hasil dengan ditemukannya beberapa alat bukti dan keterangan pelanggan ataupun pemilik salon.

"Intinya salon modus aja, karena salon itu modusnya, padahal tempat prostitusi," ujarnya.

Saat dilakukan penggerebekan, NH pemilik salon sedang berada di lokasi dan Polisi langsung menggelandang NH ke Mapolres Cilegon untuk dimintai keterangan.

“Tersangka kini sudah ditahan di Polres Cilegon, proses penyidikan masih berlangsung. Salon milik NH pun dipasangi garis polisi hingga perkara dinyatakan lengkap,” pungkasnya.

NH diancam Pasal 83 UU Perlindungan Anak dan Pasal 30 UU No 35 Tahun 2014 tentang Perubahan perubahan UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindangan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara. (YDtama/Red)

berita terkait

Komentar