Foto bersama Ketua Fraksi PKS DPRD Banten, Juheni M Rois usai talk show Rancangan Peraturan Daerah tentang Fasilitasi Pondok Pesantren dan Pengelolaan Zakat, Senin(5/4/2021).
Foto bersama Ketua Fraksi PKS DPRD Banten, Juheni M Rois usai talk show Rancangan Peraturan Daerah tentang Fasilitasi Pondok Pesantren dan Pengelolaan Zakat, Senin(5/4/2021).

PKS Tampung Aspirasi Raperda Ponpes Dan Zakat

SERANG, TOPmedia - Fraksi PKS DPRD Banten menyelenggarakan Webinar terkait Rancangan Peraturan Daerah tentang Fasilitasi Pondok Pesantren dan Pengelolaan Zakat pada Jum'at 2 April 2021.

Baca Juga

Acara yang digelar secara hybrid atau Daring dan Luring ini menghadirkan beberapa Narasumber. Yakni KH. Jazuli Juwaini sebagai Ketua Fraksi PKS DPR RI, Prof. DR. Fatah Sulaiman, yang merupakan Rektor UNTIRTA, dan DR. Ruslan Husein, seorang Pakar Ekonomi Islam di STAI Asy Syukriyah. Bahkan narasumber penanggap, Sekjen Forum Silaturrahim Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Banten, DR. Fadhlullah.

Ketua Fraksi PKS DPRD Banten, Juheni M Rois mengatakan, acara ini melibatkan para Kyai maupun Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) dan para pimpinan lembaga BAZNAS maupun LAZ Se Provinsi Banten.

"Sengaja kami undang semuanya, karena kami ingin mendengar masukan dan aspirasi terkait rancangan peraturan daerah yang menjadi usulan DPRD. Sebab mereka yang memahami praktik pengelolaan pondok pesantren dan pengelolaan zakat," ungkap Juheni melalui sambungan telephone, Senin(5/4/2021).

Lanjut Juheni, ia berharap agar masukan dari para kyai dan Baznas serta LAZ dapat menyempurnakan kajian yang dilakukan oleh Fraksi PKS, sehingga Raperda yang dihasilkan bisa lebih optimal dalam realisasinya ketika ditetapkan sebagai perda.

"Mudah-mudahan aspirasi mereka bisa menjadi suatu dasar pembangunan Ponpes di Banten menjadi lebih baik. Bahkan penyaluran zakat menjadi lebih terarah," jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPW PKS Provinsi Banten, Gembong R Sumedi dalam sambutanya, ia mengungkapkan, apresiasinya kepada Fraksi PKS DPRD Provinsi Banten yang telah menggagas acara Raperda Fasilitasi Pondok Pesantren dan Pengelolaan Zakat tersebut.

"Sehingga bisa sebagai wujud kepedulian PKS sebagai partai islam rahmatl lil 'alamiin terhadap pondok pesantren dan juga persoalan pengelolaan zakat," ujarnya.

Sisi lainya, Rektor Untirta, Fatah Sulaiman memaparkan, tanggung jawab moral pesantren setelah mendapatkan fasilitasi, sangatlah penting dalam penggunaan teknologi dalam pengelolaan pesantren dalam mewujudkan generasi emas Indonesia.

Rektor yang pernah menjadi Sekjen FSPP Provinsi Banten inipun menyampaikan, pesantren harus bisa mencetak kader yang memiliki idealisme, kemampuan intelektual dan berakhlakul karimah.

"Makanya diperlukan pengelolaan yang modern, agar tidak tergerus oleh pengembangan teknologi," kata Fatah Sulaiman dengan singkat.

Sedangkan, diketahui untuk potensi zakat Provinsi Banten cukup besar pada data tahun 2020, dengan berhasil menyerap dana zakat sekitar 68 Miliar.

Harusnya dikelola dengan baik agar tumbuh kepercayaan dari masyarakat untuk membayarkan zakat melalui lembaga BAZNAS maupun LAZ. (Feby/Red)

berita terkait

Komentar