Ketua harian badan anggaran DPRD Banten Budi Prajogo (Foto:Deny)
Ketua harian badan anggaran DPRD Banten Budi Prajogo (Foto:Deny)

Pinjaman PT. SMI Masih Abu-abu, APBD Provinsi Banten TA. 2021 Terancam Dipangkas

SERANG, TOPmedia - Hingga saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten belum mendapat kepastian, terkait kucuran dana pinjaman pemulihan ekonomi nasional (PEN), akibat yang ditimbulkan oleh covid-19 dari pemerintah pusat.

Baca Juga

Padahal, dana pinjaman tersebut  rencananya akan dimasukan kedalam APBD Provinsi Banten tahun 2021,  dimana saat ini sedang dibahas oleh Pemprov Banten, yang nantinya diketuk dan disahkan menjadi APBD Provinsi Banten tahun 2021 akhir November mendatang.

Ketua harian badan anggaran Budi Prajogo mengaku, sampai ini masih belum ada kepastian alokasi dana pinjaman dari PT. SMI kepada Pemprov Banten, meski saat ini Pemprov sedang melakukan pembahasan APBD tahun 2021.

Menurutnya, sampai saat ini pihaknya masih terus melakukan pembahasan APBD Provinsi Banten tahun 2021, sambil menunggu informasi dan kepastian dari pusat mengenai pinjaman dana tersebut.

"Besok baru dibahas lagi. Nanti dicek lagi dokumennya, kalau sudah ditandatangani dianggap pemerintah pusat ada ketegasan tentang itu," terang Budi, kepada topmedia, Selasa (17/11/2020).

Pihaknya berharap pusat bisa memberikannya, sesuai pengajuan sebelumnya, agar Pemprov Banten bisa mendapatkan pinjaman sebesar Rp 4,9 triliun. Dimana, pada APBD-P 2020 ini, Pemprov telah mendapatkan Rp 800 miliar lebih, sedangkan sisanya Rp 4,1 lagi rencananya menyusul tahun depan. "Ya semua spekulasi bisa terjadi. kita lihat saja dokumennya nanti," katanya.

Menurutnya, masih banyak kemungkinan yang bisa saja terjadi sebelum nantinya APBD Provinsi Banten tahun 2021 bisa disahkan, termasuk mengenai anggaran Bantuan keuangan (Bankeu) dari Pemprov  kepada Kabupaten/kota se-Provinsi Banten tahun depan.

Senada, Ketua Fraksi PDIP DPRD Banten, Muhlis mengatakan, pinjaman dana dari PT SMI kepada Pemprov masih terus dibahas sebelum nantinya disahkan dalam APBD Provinsi Banten tahun 2021."Masih dibahas sekarang dianggaran," katanya.

Menurutnya, jika pinjaman dana dari PT SMI berkurang, pastinya hal itu akan berpengaruh pada APBD Provinsi Banten tahun depan.

"Ya kalau nanti gak disetujui kemudian berkurang, ya berkurang juga APBD-nya," katanya.

Untuk diketahui APBD Provisi Banten tahun 2021 direncanakan sebesar Rp 15 triliun lebih. Dimana, didalamnya termasuk pinjaman dari PT SMI Rp 4,1 triliun.

Sekda Banten, Al Muktabar, belum bisa dimintai keterangannya, dihubungi melalui HP nya belum diangkat.(Den/Red)

berita terkait

Komentar