Diskusi Tahapan Pilkada Kota Serang pada tahun 2018 dan Pemilu Serentak di 2019. (Foto: TOPmedia)
Diskusi Tahapan Pilkada Kota Serang pada tahun 2018 dan Pemilu Serentak di 2019. (Foto: TOPmedia)

Pilkada Kota Serang Sisakan Tumpukan PR, Bawaslu dan KPU Fokus Data Ulang Warga

SERANG, TOPmedia - Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Serang pada tahun 2018 dan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak di 2019 telah berakhir. Namun, bagi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Serang, pekerjaan Rumah (PR) masih menumpuk dan belum terselesaikan.

Salah satunya, pemutakhiran Data Pemilih Tetap (DPT) yang belum terselesaikan. Demikian disampaikan oleh Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Kota Serang, Rudi Hartono saat ditemui, di kantornya, Kamis (7/11/2019).

Rudi menyampaikan, sesuai aturan Bawaslu RI, masih ada tahapan yang harus dilakukan. Yakni pemutakhiran data pemilih berkelanjutan.

"Kami dari Bawaslu akan berkoordinasi dengan KPU dan  Disdukcapil Kota Serang untuk pemutakhiran data," ungkapnya.

Lanjut Rudi, pemutakhiran berkelanjutan, pihaknya menginginkan bahwa DPT lebih baik lagi dari sebelumnya. "Artinya, kita menginginkan bahwa DPT bisa terdata dengan valid, karena di Kota Serang ini wilayahnya sangat kompleks. Apalagi, menjadi lokasi perpindahan penduduk," jelasnya.

Maka dari itu, kata dia, KPU harus segera bertindak, sehingga kedepan jika dilakukan pemutakhiran data pemilih dapat terselesaikan seusai Pilkada berlangsung. "Kami pun masih menunggu dari KPU. Kapan akan melakukan kegiatan dan koordinasi dengan Disdukcapil," ujarnya.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Kota Serang, Agus Aan Hermawan menambahkan, ada beberapa kegiatan yang harus dilakukan oleh Bawaslu. Seperti yang dilakukan oleh komisioner lainnya, yakni meningkatkan kapasitas.

Sedangkan, masih kata Agus Aan, hasil pemilu sudah disampaikan kesemua pihak, termasuk ke Pemerintah Daerah (Pemda).

"Apa yang akan dilakukan Bawaslu, jadi sesuai dengan perintah UU. Tetapi ada satu pasal, Bawaslu harus melakukan sosialisasi partisipasi dan dipahami bagian sosialisasi poltik dan Pengawasan pemilu. Karena catatan kemarin, hasil pemilu masih banyak kekurangan dan memang pemilu masih menyisakan PR," kata Agus Aan.

Ditempat sama, Komisioner KPU Kota Serang, Fierly MM mengakui, saat ini pihaknya sedang melakukan pemutakhiran data berkelanjutan yang bekerjasama dengan Disdukcapil Kota Serang. "Memang proses pemilihan berkelanjutan ini panjang, secara reguler harus melaporkan per tiga bulan sekali untuk melaporkan progresnya ke KPU RI," ujar Fierly.

Ia berharap, kedepan sumber data semakin jelas, dan coklitnya sesuai dengan DPT. Sedangkan, kata dia, untuk DPK di Kota Serang itu ada 5 ribu lebih mencoblos KTP Elektronik. "Otomatis kedepan harus mempastikan masuk DPT. Secara syarat sudah memenuhi, makanya harus kita pastikan kembali, untuk masuk dalam DPT," tandasnya. (TM3/Red)

berita terkait

Komentar