Ilustrasi : Foto.net
Ilustrasi : Foto.net

Persoalan Ini Mampu Menghapuskan Amal Kebaikan ! Nomor Tujuh Paling Dominan Dalam Kehidupan Sehari – Hari

 

TOPmedia – Pada dasarnya manusia hanya  tempatnya lupa dan salah. Tidak ada manusia di muka bumi ini yang tidak pernah melakukan kesalahan. Dan tentu saja tidak ada di muka bumi ini manusaia yang suci dari dosa. Semua manusia pasti memiliki dosa, Namun sang Khalik sangat pandai untuk menutupinya.

Bahkan dosa-dosa tersebut dapat menyebabkan seseorang tergolong pada orang yang bangkrut di akhirat kelak. Berikut tujuh persoalan yang dapat menghapus amal kebaikan:

1.Kezaliman yang tak pernah berhenti

Perbuatan maksiat akan membuat kecanduan bagi pelakunya. Jika tak segera taubat dan berhenti. maka akan sulit meninggalkan kemaksiatan tersebut. Maksiat itu ibarat candu, nikmat namun sesungguhnya kenikmatan itu justru akan mencelakakan pelakunya. Tidak hanya mendapatkan balasan di dunia, pelaku maksiat juga akan mendapatkan azab dari Allah SWT di akhirat kelak.

2.Hasad

Hasad (dengki) merupakan penyakit hati yang berbahaya bagi manusia, karena penyakit ini menyerang hati si penderita dan meracuninya; membuat dia benci terhadap kenikmatan yang telah diperoleh oleh saudaranya, dan merasa senang jika kenikmatan tersebut musnah dari tangan saudaranya

3.Panjang angan- angan

Orang yang panjang angan-angan merasa hidupnya masih lama di dunia ini sehingga enggan untuk taubat. Dia berpikiran ibadah itu dilakukan pada masa tua, padahal tak ada yang bisa menjamin seseorang masih hidup esok hari.

4.Hati yang keras

Kerasnya hati terkadang lebih keras dari batu karang. Sulit menerima nasihat. Hal ini membuat seseorang terhalang dari kebenaran dan menjerumuskan dirinya pada kebinasaan.

5.Sedikit rasa malunya

Jika seseorang telah kehilangan rasa malu maka akan melakukan apa saja tanpa takut dosa. Rasulullah SAW sendiri telah memberikan keleluasaan dan kebebasan kepada siapa saja yang tidak memiliki rasa malu untuk berbuat sesuka hatinya.

6.Cinta terhadap dunia

Merasa hidup hanya di dunia saja, sehingga segala aktivitas yang dilakukan seseorang hanya tertuju pada kenikmatan dunia dan lupa akan kehidupan akhirat.

7.Sibuk dengan aib orang lain, lupa pada aib sendiri

Pepatah mengatakan “Kuman di seberang lautan nampak, sedangkan gajah di pelupuk mata tak nampak.” Mengkritik dan membicarakan keburukan orang lain memang mengasyikan, namun dampaknya akan merugikan diri sendiri. Rasulullah SAW bersabda  “jauhilah olehmu buruk sangka karena buruk sangka itu perkataan paling dusta, janganlah kamu memata-matai dan mencari-cari kesalahan orang lain…” (HR. Mutaffaq’alaih). (RED)

 

Sumber : Islampos.com

 

berita terkait

Komentar