Ketua DPD Pospera Banten, Ahmad Yuslizar.*
Ketua DPD Pospera Banten, Ahmad Yuslizar.*

Pernah Hina Jokowi, Pospera Banten Tolak ATN Dampingi Rano Karno

SERANG, TOPmedia - Ormas relawan Jokowi, Posko Perjuangan Rakyat (POSPERA) menyatakan sikap tegas atas wacana diusungnya mantan Bupati Serang, Ahmad Taufik Nuriman (ATN) sebagai cawagub Rano Karno. Pospera meminta DPP PDIP tidak mengusung ATN atas dasar sejarah pemilu 2014 lalu ketika ATN menghina Presiden Jokowi.

Ketua DPD Pospera Banten, Ahmad Yuslizar menegaskan, Pospera tentu saja menolak orang-orang yang pernah menghujat Jokowi dan timsesnya untuk bergandengan dengan kader PDIP. Pembiaran ATN dengan mewacanakannya saja sudah melukai hati para pendukung Jokowi dan kader-kader PDIP.

"Bung Karno sudah berkali-kali menegaskan soal Jas Merah, jangan sekali-kali melupakan sejarah. Apakah saat ini kita akan membiarkan sejarah penghinaan itu begitu saja. Tidak akan, Pospera sudah menegaskan sikap mendukung Rano Karno. Tapi kita menolak ATN, kami tidak ingin berbagi perjuangan ini dengan orang-orang seperti itu,’’ kata Yos, Minggu (28/8/2016).

Dia tegaskan, tidak ada alasan yang tepat untuk mewacanakan ATN sebagai pendamping Rano. Wacana itu sama sekali tidak tumbuh di kader-kader PDIP. Wacana itu hanya datang dari Gerindra.

"Tak perlu risau dan gundah. Kita meyakini PDIP pastinya bertindak bijak dalam mengambil keputusan soal cawagub. Masih ada beberapa nama yang  kuat dan layak mendampingi Rano."

Selain dasar pernah melakukan penghinaan Jokowi dan timsesnya, Yos mengatakan, prestasi kepemimpinan ATN juga diragukan. Kebijakan-kebijakannya belum pro rakyat. Nasib rakyat di Kabupaten Serang masih dalam kondisi kemiskinan. Bahkan ATN juga  tidak pro nelayan dengan membiarkan pengerukan pasir laut sehingga nelayan kecil terpinggirkan dan kesulitan dalam menjaring ikan. (Rmol.co)

berita terkait

Komentar