Ilustrasi. (Foto: Net)
Ilustrasi. (Foto: Net)

Perbanyak Istighfar, Jalan Keluar dari Kesedihan

TOPmedia - Semua manusia pernah berdosa. Tidak seorang pun yang luput dari kesalahan. Besar ataupun kecil. Sengaja atau tidak disengaja. Sebab, fitrah manusia adalah tempat salah dan lupa. Tidak ada manusia yang maksum, kecuali Nabi Muhammad SAW, yang dosanya telah diampuni dan dijamin surga.

Dengan segala kesibukan dan urusan dunia yang melelahkan, manusia sering kali lalai dalam mengingat Sang Pencipta. Sehingga tak jarang Allah SWT menegur hambanya melalui berbagai cobaan dan kesulitan. Sebab Allah senantiasa menunggu hamba-Nya untuk beristigfar memohon ampunan kelalaian hamba-Nya.

Istighfar mudah dilakukan. Tidak terlalu butuh tenaga ekstra dan waktu khusus. Di rumah, di pasar, di kantor, dan di masjid. Waktu berbaring, duduk, dan mengendara mobil

Rasulullah Shallahu 'alaihi wassalam yang tanpa dosa saja, dalam sehari bisa beristighfar sebanyak seratus kali, apalagi kita yang penuh dosa, seharusnya bisa lebih banyak lagi.

Istighfar itu salah satu jalan keluar dari masalah, melapangkan saat kita dalam kesempitan, dan pembuka pintu rejeki

"Barang siapa memperbanyak istighfar, niscaya Alloh memberikan jalan keluar bagi setiap kesedihannya, kelapangan untuk setiap kesempitannya dan rizki dari arah yang tidak disangka-sangka" (HR. Ahmad).

 

Sumber: Inilah.com

berita terkait

Komentar