Rekaman CCTV saat perampokan toko emas Permata di Tangerang.*
Rekaman CCTV saat perampokan toko emas Permata di Tangerang.*

Perampok Toko Emas di Tangerang Ditangkap, Tersangka WNA Malaysia

SERANG, TOPmedia - Tim gabungan dari Jatanras Polda Banten bersama Satreskrim Polresta Tangerang, menangkap perampok toko emas Permata di Kampung Cariu, Desa Talagasari, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten.

Pelaku diketahui WNA Malaysia, yakni Muhammad Nazri Fadzil (26) dan Muhammad Nur Iskhandar (24), Keduanya ditangkap di Negeri Jiran, dibawah pimpinan AKP Gogo Galesung, Kasatreskrim Polresta Tangerang.

"Benar dua Pelaku sudah ditangkap di Malaysia. Tim dipimpin oleh Gogo Galesung," kata Kombes Pol Edy Sumardi, Kabidhumas Polda Banten, saat dikonfirmasi melalui sambungan selulernya, Selasa (08/07/2019).

Tim gabungan masih berada di Malaysia, untuk memperdalam penyelidikan dari para pelaku pencurian toko emas Balaraja, di penjara Negeri Jiran.

"Kita dibantu dan bekerjasama dengan Polisi Diraja Malaysia, dan Polisi Diraja Malaysia, mengapresiasi upaya Polri khususnya Polresta Tangerang, yang berhasil membongkar kasus perampokan ini, karena kedua pelaku juga merupakan residivis di negeri jiran tersebut," terangnya.

Peran dan motif masing-masing pelaku masih terus didalami pihak kepolisian, yang masih berada di Malaysia. Termasuk mengetahui pola kerja para pelaku yang beraksi hingga keluar negeri.

"Dengan bantuan kita juga, kejahatan di Malaysia terungkap, dua kasus perampokan di Malaysia bisa diungkap," terangnya.

Sebelumnya sempat diberitakan bahwa tim khusus Polresta Tangerang bersama Jatanras Polda Banten, berangkat ke Malaysia untuk menangkap dan mengintrogasi kedua pelaku perampokan toko emas Permata di Kampung Cariu, Desa Talagasari, Kecamatan Balaraja, Tangerang, Banten, yang videonya kemudian viral di media sosial (medsos).

Perampokan toko emas dengan nilai jarahan sebesar Rp 1,6 miliar terjadi pada Sabtu, 15 Juni 2019 sekitar pukul 09.00 WIB. Saat melakukan aksi kejahatannya, pelaku menggunakan senjata api (senpi) dan samurai untuk menakuti pemilik dan penjaga toko emas. (YDtama/Red)

berita terkait

Komentar