Petugas Balai BKP Kelas II Cilegon saat mengamankan burung ilegal asal Sumatera.*
Petugas Balai BKP Kelas II Cilegon saat mengamankan burung ilegal asal Sumatera.*

Penyelundupan Ratusan Burung Asal Sumatera Digagalkan Balai Karantina Cilegon

CILEGON, TOpmedia - Petugas Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas II Cilegon berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 570 ekor burung ilegal asal Sumatera  yang hendak dikirim  ke Jawa Tengah. Berbagai jenis burung itu diselundupkan menggunakan mini bus dengan nomor polisi  BM 490 SS.

Dikatakan Kepala BKP Kelas II Cilegon, Raden Nurcahyo, untuk mengelabui petugas, burung itu disimpan di bagian belakang mobil dan ditutup kain.

"Ratusan burung ini asal Kabupetan Siak, Riau. Terus burung ini rencanya akan dijual ke daerah Kendal,Jawa Tengah. Untuk mengelabui petugas, pelaku sembunyikan burung  di jok mobil bagian belakang, di mana dus dan kotak-kotak burungnya ditutup dengan kain," ujar Raden, Jumat (15/3/2019).

Menurut Raden, saat dilakukan pemeriksaan pelaku tidak dapat menunjukkan persyaratan karantina dari area asal. Sebagaimana diatur dalam pasal 6 huruf (a) dan (c) UU No. 16 tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan.

"Ratusan burung itu diselundupan oleh pelaku berinisial S (46) beserta 4 orang lainnya dari Sumatera. Pelaku beserta barang bukti langsung  kita gelandang ke kantor untuk proses lebih lanjut, " kata dia.

Adapun 570 ekor burung yang diamankan itu jenisnya adalah Tledekan 16 ekor, Colibri 17 ekor, Cucak Ijo mini 12 ekor, Cucak Ranting 4 ekor, Ciblek 472 ekor, Pentet 2 ekor, Kacer 1 ekor, Cucak Biru 4 ekor dan Gelatik Wingko 42 ekor . (Ar/Red)

berita terkait

Komentar