Ilustrasi (Foto:Net)
Ilustrasi (Foto:Net)

Pengikut Terbanyak Dajjal Berasal Dari Kaum Wanita, Benarkah? Ini Hadist!

TOPmedia - Sebagai umat muslim, kita tahu bahwa kemunculan dajjal pada hari kiamat adalah salah satu puncak kemunculan fitnah paling besar dalam kehidupan sejarah manusia.

Dajjal digambarkan dalam hadis-hadis Nabi sebagai seorang pendusta yang sebelah matanya buta, tertulis di keningnya huruf kaf, fa’ dan ra’ atau kafir. Sebagaimana dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wassallam bersabda:

مَا بُعِثَ نَبِيٌّ إِلَّا أَنْذَرَ أُمَّتَهُ الأَعْوَرَ الكَذَّابَ، أَلاَ إِنَّهُ أَعْوَرُ، وَإِنَّ رَبَّكُمْ لَيْسَ بِأَعْوَرَ، وَإِنَّ بَيْنَ عَيْنَيْهِ مَكْتُوبٌ كَافِرٌ

“Tidaklah diutus seorang nabi, melainkan dia mengingatkan kaumnya tentang si buta sebelah, sang pendusta. Ketahuilah Dajjal itu buta sebelah dan Tuhan kalian tidak buta sebelah. Di antara dua matanya tertulis: Kafir” (HR. Bukhari 7131).

Namun dari kengerian yang dimunculkan oleh dajjal, tak sedikit yang menyakan siapa sajakah pengikutnya? Dan benarkah pengikut dajjal paling banyak perempuan?

Menanggapi hal tersebut Ustazah Mimin Siti Armilah Syam mengatakan, dajjal memang merupakan perkara ‘ghaib’ atau sam’iyyat. Namun bukan berarti kita tidak tahu siapa saja pengikutnya di hari kiamat kelak.

“Dia mengaku sebagai Tuhan sehingga membuat umat manusia ‘kebingungan’. Namun, Nabi menegaskan bahwa Tuhan tidak buta sebelah, sebagaimana Dajjal,” ujar Ustazah Mimin saat dihubungi umma, Senin (2/3/2020).

Ustaz Mimin menegaskan, para pengikut dajjal dijelaskan dalam berbagai hadis. Namun dari sebagian besar hadis tersebut menyebutkan perempuan memang menjadi salah satu pengikut terbanyak dajal.

Hal ini sebagaimana diterangkan dalam hadis Ahmad:

Nabi shallallahualaihi wa sallam bersabda,

أكثر أتباع الدجال اليهود و النساء

“Kebanyakan pengikut Dajjal, adalah orang yahudi dan kaum wanita” (HR. Ahmad, dalam musnad beliau 4/216-217).

Dalam hadis lain juga disebutkan:

"Dajjal akan turun ke Mirqonah (nama sebuah lembah) dan mayoritas pengikutnya adalah kaum wanita, sampai-sampai ada seorang yang pergi ke isterinya, ibunya, putrinya, saudarinya dan bibinya kemudian mengikatnya karena khawatir keluar menuju Dajjal”. (HR. Ahmad 2: 67. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan). 

“Maka dari itu, bersiap-siaplah, perbanyak tabungan amal, sedikitkan melakukan hal-hal yang tak bermanfaat. Jangan jadikan diri ini sebagai perajut maksiat, ataupun salah satu penyebab dekatnya akhir zaman,” pungkasnya. (RED)

 

 

Sumber: umma.id

berita terkait

Komentar