Suasana belasan wanita, remaja hingga pelajar yang terjaring razia di kos-kosan yang berada di Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon. (Firasat/TOPMedia)
Suasana belasan wanita, remaja hingga pelajar yang terjaring razia di kos-kosan yang berada di Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon. (Firasat/TOPMedia)

Pendatang Masih Nekat Ngekos di Kota Cilegon? Siap-Siap Bakal Diusir Petugas

CILEGON, TOPMedia – Lurah Masigit, Rohimin mengaku akan segera mengaktifkan kembali Perlindungan Masyarakat (Linmas). 

Setelah diketahui, hal itu dilakukan usai terjaringnya belasan wanita, remaja hingga pelajar penghuni kos-kosan atau kontrakan yang tidak memiliki surat domisili di Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, pada Selasa (14/9/2021).

"Kami akan sosialisasi ke RT/RW untuk mendata ke kos-kosan atau kontrakan, apabila belum punya KTP non permanen (Surat Domisili) maka harus segera daftar ke RT/RW agar bisa dibantu pembuatannya," ungkap Lurah Masigit, Rohimin disela-sela kegiatan, Selasa (14/9/2021).

Menurutnya, karena kehadiran para penghuni kos-kosan tidak menentu atau temporer. Maka, kata Dia, akan lebih ditingkatkan pengawasan kontrolingnya melalui RT/RW setempat.

"Mudah-mudahan adanya razia ini dapat memberikan efek jera kepada pendatang, kalo mereka kedapaten lagi, kami ngga segan-segan akan mengusir mereka. Bukan gaboleh tinggal di Cilegon, tapi harus tertib administrasi juga," tegasnya.

Lanjut Rohimin, belasan wanita, remaja hingga pelajar yang terjaring razia gabungan TNI/Polri dan Satpol-PP Kota Cilegon akan diberikan penyuluhan dan pembinaan oleh pihak kelurahan.

"Supaya tertib administrasi dan tujuan mereka disini untuk apa? Kalo bekerja, kerja dimana? Kalo usaha, usahanya apa? Pokoknya harus tertib administrasi," tutup Rohimin.(Firasat/Red)

berita terkait

Komentar