Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy bersama CEO Regional Wilayah IV BJB Edi Kurniawan Saputra saat simbolis penyerahan Jamsosratu dari Pemprov ke BJB
Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy bersama CEO Regional Wilayah IV BJB Edi Kurniawan Saputra saat simbolis penyerahan Jamsosratu dari Pemprov ke BJB

Pemprov Banten Kembali Salurkan Jamosratu Terhadap 50 Ribu KK

 SERANG,TOPmedia - Dalam waktu dekat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kembali akan menyalurkan dana bantuan sosial (bansos) Jamsosratu tahun 2020 kepada 50 ribu kepala keluarga (KK) sebagai penerimanya. 

Penerima Jamosratu ini tersebar di Kabupaten/kota se-Provinsi Banten, diantaranya di Kota Serang sebanyak 5.500 KK, Kabupaten Serang berjumlah 11.500 KK, Kota Cilegon 1.685 KK, Kabupaten Pandeglang 12.688 KK, Kabupaten Lebak 11.348 KK, Kota Tangerang Selatan 1.179 KK, Kota Tangerang 3 ribu KK dan Kabupaten Tangerang sebanyak 3.100 KK.

Demikian kepastian tersebut terungkap saat penandatanganan nota kesepahaman kerja sama antara Pemprov Banten dan BJB tentang penyaluran dana bansos Pemprov Banten 2020 di Kantor Cabang Utama Bank BJB Banten, Kota Serang, Kamis (22/10/2020). 

Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten Nurhana menjelaskan, program Jamsosratu merupakan program bantuan sosial untuk warga Banten yang belum menerima bantuan program keluarga harapan (PKH) dari pemerintah pusat. 

Menurutnya, bansos Jamsosratu tahun ini dipastikan akan diberikan kepada 50 ribu penerima dengan masing-masing nilainya Rp 1,25 juta per KK. 

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy berpesan agar penyaluran jamsosratu tetap memperhatikan protokol kesehatan, mengingat penerima yang cukup banyak.

"Yang penting kita perhatikan bersama saat ini dimana kita tengah mengalami pandemi Covid 19, adalah bagaimana agar penyaluran ini tetap memberlakukan protokol kesehatan (prokes)," katanya.

Dirinya tidak ingin terjadinya kerumunan massa dalam penyaluran bansos kali ini, seperti yang terjadi belum lama ini saat pendaftaran penerima bantuan UMKM terkait pandemi Covid 19 di Kota Tangerang. 

"Jangan sampai niat baik pemerintah membantu warganya dengan memberikan bantuan justru menimbulkan cluster baru penyebaran Covid 19. " tegas Andika.

Lebih jauh Andika berharap, pembagian dana Jamsosratu tersebut dapat membantu warga penerima untuk dapat memenuhi kebutuhan pokok.

"Saya harap semua Bansos, baik yang dari pemda maupun pemerintah pusat, baik yang reguler maupun yang terkait Covid 19 ini betu-betul bisa menjadi jaring pengaman sosial bagi masyarakat miskin kita atau yang terdampak Covid 19," tandasnya.

CEO Regional Wilayah IV BJB Edi Kurniawan Saputra memastikan, penyaluran bansos akan mematuhi protokol kesehatan Covid-19. 

Pihaknya mengaku sudah sangat berpengalaman melakukan pendistribusian dana bansos, meski harus menerapkan protokol kesehtaan Covid 19 secara ketat. 

"Insya Allah kami berpengalaman menyalurkan yang jumlah penerimanya lebih banyak dari ini sekali pun," katanya.(Den/Red)

berita terkait

Komentar