Gubernur Banten Wahidin Halim
Gubernur Banten Wahidin Halim

Pemprov Akan Usulkan Kuota PPPK Sesuai Dengan Jumlah Honorer

SERANG, TOPmedia– Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, kendati dirinya masih belum mengetahui lebih jauh terkait proses rekrutmen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Akan tetapi, jika dilihat dari kebutuhannya pemprov diperkirakan membutuhkan kuota PPPK sebanyak 2.000-an.

“(Proses rekrutmen PPPK) belum, (analisis awal kebutuhan) 2.000an,” ujarnya usai menghadiri rapat paripurna DPRD Banten di Sekretariat DPRD Provinsi Banten, KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang, Rabu (6/4/2019).

Dalam kesempatan tersebut Wahidin menampik, bahwa jumlah kebutuhan PPPK lebih sedikit dibanding jumlah honorer yang ada di lingkup pemprov sekitar 6.000 orang. Bahkan dia juga mengamini jumlah honorer yang ada masuk kategori melebihi kapasitas atau overload. “Itu KPK (Komisi Pemberentasan Korupsi) yang ngomong,” katanya.

Mantan anggota DPR RI itu juga meminta semua pihaknya untuk bersabar mengenai rekrutmen PPPK karena pihaknya sampai saat ini masih menunggu arahan dari pemerintah pusat. “Lihat saja nanti,” ungkapnya.  

Berita Terkait: Pemerintah Buka Penerimaan Pegawai PPPK Mulai 8 Februari 2019

Penjabat (Pj) Sekda Banten Ino S Rawita mengatakan, pihaknya belum melakukan pembahasan lebih lanjut terkait PPPK. Pembahasan harus dilakukan secara menyeluruh karena penggajian PPPK dibebankan ke pemerintah daerah.

“Masalahnya menyangkut dengan honor dan lain sebagianya. Itu jadi tanggung jawab daerah kan? Jadi harus dibahas (lebih lanjut),” tuturnya.

Mantan Pj Bupati Lebak tersebut tak menutup kemungkin, pada akhirnya akan mengusulkan kuota PPPK sesuai dengan jumlah honorer yang ada. Sebab, nasib honorer menjadi salah satu pertimbangan dalam pengusulan kuota PPPK.

“(Kuota PPPK) belum ditentukan karena kan itu kita yang harus mengajukan dulu sesuai dengan kebutuhan. Ya mungkin semua diajukan, tinggal dananya saja,” tuturnya. (RED)

berita terkait

Komentar