Kanit Turjawali Satlantas Polres Cilegon, Iptu Haris Munandar. (Firasat/TopMedia)
Kanit Turjawali Satlantas Polres Cilegon, Iptu Haris Munandar. (Firasat/TopMedia)

Pemilik Proyek RS Hermina Bakal di Panggil Satlantas Polres Kota Cilegon

Proyek pembangunan Rumah Sakit (RS) Hermina Cilegon yang berlokasi di Bonakarta, Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, terus mendapat sorotan dari berbagai pihak. Pasalnya, akibat pembangunan tersebut sepanjang jalan protokol kota cilegon menjadi kotor dan bisa berpotensi terjadinya kecelakaan.

Baca Juga

"Kami telah menegur pemilik proyek untuk membersihkan terlebih dahulu truk yang keluar dari area proyek agar tanah yang menempel pada roda truk tidak tercecer ke jalan," Kata Kanit Turjawali Satlantas Polres Cilegon, Iptu Haris Munandar kepada wartawan, Senin (1/3/2021).

Menurutnya, ceceran tanah di jalan tersebut berpotensi dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas dan mengganggu kenyamanan pengendara terutama roda dua. Maka dari itu, Satlantas Polres Cilegon akan memanggil pemilik proyek tersebut untuk menjelaskan masalah yang teejadi.

Berita Terkait: Warga Geram, Pembangunan RS Hermina Sebabkan Ceceran Tanah Disepanjang Jalan Protokol Kota Cilegon

"Kita tegur, kalau mengulangi lagi ya kita ambil tindakan," tegasnya.

Pihaknya juga mengaku, tidak menutup kemungkinan hal tersebut dapat berbuah pada pelanggaran lalu lintas. Pasalnya, kata Dia, kondisi jalan yang kotor dan licin dinilai bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

"Bisa ada pelanggaran lalu lintas, akibat yang ditimbulkan, kelalaian yang mengakibatkan kecelakaan, itu bisa ada," ungkapnya.

Lebih lanjut, setelah dilakukan pemanggilan kepada pemilik proyek pembangunan RS Hermina dan jika ceceran tanah masih terjadi di jalan raya, maka pihaknya akan melaporkan pelanggaran itu kepada atasannya untuk dilakukan tindakan tegas.

"Kalau mereka tidak mengindahkan, kita akan laporkan ke pimpinan yang lebih atas, langkah-langkahnya seperti apa. Untuk antisipasi awal, kita mengimbau kepada pemilik proyek untuk membersihkan dahulu kendaraan yang akan keluar dari proyek itu," pungkasnya. (Firasat/Red)

berita terkait

Komentar