Foto ilustrasi.*
Foto ilustrasi.*

Parah! Akibat Hutan Dipakai Lahan Pabrik, Babi Hutan dan Monyet Makan Padi Petani

BAYAH, TOPmedia - Sudah hampir satu bulan warga di Kecamatan Bayah dan sekitarnya dihebohkan oleh maraknya binatang liar babi hutan dan monyet yang masuk ke pemukiman warga. Dari informasi yang diperoleh, binatang liar  tersebut diduga melarikan diri karena hutan tempat tinggalnya sudah lengang menjadi lahan batu kapur milik perusahaan Pabrik Semen Merah Putih.

Kepala Desa Suwakan, Edi Rafiudin membenarkan bahwa di desa nya dan beberapa desa di Kecamatan Bayah seperti desa bayah barat, bayah timur dan desa suwakan sudah satu bulan ini diresahkan oleh banyaknya babi hutan dan monyet.

"Maraknya babi hutan dan monyet dirasakan setelah dibukannya lahan batu kapur di Pasir Darangdan, Desa Pamubulan oleh perusahaan pabrik semen merah putih," kata Edi, Rabu (10/08/2016).

Beberapa kali Edi mengaku sudah melakukan perburuan bersama masyarakat dan mengundang beberapa tim ahli untuk membasmi hewan liat tersebut, namun hasilnya belum maksimal karena tidak mudah dan memakan waktu yang cukup lama.

"Hewan-hewan tersebut sering menghabiskan buah-buahan dari tanaman milik warga. Bahkan untuk monyet kini sudah menyerang ke tanaman padi di sawah milik petani, ini tentu sangat menggangu kenyamanan warga." tegas Edi.

Edi menambahkan, bahwa mayoritas yang dirugikan dari banyaknya babi hutan dan monyet liar tersebut adalah kalangan petani di Desa Suwakan.

"Apa yang bisa dibawa para petani kami kerumahnya, ketika hasil kebun dan sawahnya sudah habis dimakan oleh binatang babi hutan dan monyet, ini jelas membuat saya sedih karena saya menyaksikan langsung para bersama para petani" ujar Edi. (TM-1/Red/Bn )

berita terkait

Komentar