Kepala Bapenda Provinsi Banten, Opar Sohari. (Foto: TOPmedia)
Kepala Bapenda Provinsi Banten, Opar Sohari. (Foto: TOPmedia)

PAD Bengkak Sumbang SiLPA Banten TA 2019, Kepala Bapenda: Rahasia, Gak Ada Itu Duit Lebih Bos

SERANG, TOPmedia - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memasang Sisa lebih penggunaan Anggaran  (SiLPA) APBD Provinsi Banten tahun 2019 mencapai Rp 665 miliar. Hal itu terungkap saat rapat pimpinan (Rapim) di gedung Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Banten, Senin (4/11/2019).

Atas tingginya angga SiLPA Banten tahun 2019 yang terpasang tersebut, menurut Ketua DPRD Banten, Andra Soni, tidak hanya disebabkan oleh gagal penyerapan anggaran tahun 2019 saja. Namun, bisa juga disebabkan oleh kelebihan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Banten tahun 2019 yang bisa jadi merupakan salah satu faktor penyumbang SiLPA Provinsi Banten tahun 2019.

Meski begitu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten, Opar Sohari belum bisa menjawabnya secara rinci. Menurutnya, kelebihan PAD belum bisa dibuka sekarang untuk diketahui publik. Kata dia, laporan PAD baru bisa disampaikan setelah 31 Desember 2019 nanti.

"Desember. Belum bisa dong. Gak boleh. Belum boleh, 31 Desember baru," kata Opar, saat menghadiri rapat pembahasan RAPBD Banten tahun 2020 di gedung eks pendopo Gubernur Banten, Rabu (6/11/2019) malam.

Menurutnya, jika hal itu dipublis, khawatir akan menyalahi aturan. "Nanti menyalahi aturan. Kan berlakunya dari 2 Januari sampai 31 Desember," katanya.

Saat ditanya apakah kelebihan PAD Provinsi Banten tahun 2019 mencapai seperempat dari total SiLPA yang dipasang Pemprov Banten kemarin, lagi-lagi Opar enggan menjawab.

"Bukan, gak boleh diinikan (disampaikan,red), karena berlakunya dari 2 Januari sampai 31 Desember, setelah itu baru kita bisa," katanya.

Kelebihan atas PAD Provinsi Banten tahun 2019 tersebut, pihaknya mengistilahkannya dengan kata pelampauan bukan kelebihan.

"Pelampauan, gak ada itu istilahnya duit itu kelebihan bos,” seloroh Opar sambil bergegas masuk.kedalam ruangan rapat pembahasaan RAPBD Banten lagi. (TM2/Red)

berita terkait

Komentar