Foto ilustrasi. (Foto: Net)
Foto ilustrasi. (Foto: Net)

Ngeri, Main Hp Sebelum Tidur Bisa Sebabkan Kebutaan

TOPmedia - Anda biasa memainkan ponsel sesaat sebelum tidur atau di waktu santai lain, Anda perlu perhatikan beberapa hal berikut. Sebab, penggunaan ponsel dengan jarak tidak ideal bisa mengakibatkan kerusakan mata, bahkan kebutaan.

Dokter spesialis mata, Manfred Himawan, mengatakan bahwa efek menggunakan ponsel terhadap mata sebenarnya sama dengan membaca buku. Jarak pandang tidak sesuai membuat mata bekerja lebih ekstra. “Bayangan benda yang dilihat, normalnya berada di retina. Itu jika jarak pandang normal, enam meter atau lebih,” katanya. Namun, sambung dia, jika memandang terlalu dekat, bayangan benda pun akan melewati retina dan mata akan menyesuaikan bentuk.

“Mata tidak lagi berbentuk bulat. Dia akan melonjong ke belakang mengikuti tempat jatuhnya bayangan,” jelasnya ditemui Kamis, (21/7). Itu sebabnya, membaca atau memandang terlalu dekat membuat mata minus. Sehingga, perlu bantuan kacamata untuk melihat dengan baik.

Lalu, bagaimana dengan ponsel? Menurut Manfred, ada dua kemungkinan kondisi saat memainkan ponsel sesaat sebelum tidur. Pencahayaan ruangan juga memengaruhi, selain jarak pandang mata terhadap ponsel tersebut. “Kalau posisi tidak memengaruhi. Tapi, apa kita bisa menjamin, kalau melihat dengan posisi tidur, jaraknya jauh?” tukasnya.

Dokter RSUD AW Sjahranie Samarinda itu mengatakan, kebiasaan tersebut mesti dihindari. Sebab, akibat yang timbul bisa sangat fatal. “Mata memiliki mekanisme pertahanan tubuh yang sangat baik. Jika sinar terlalu terang, pupil akan mengecil dan menyaring sinar yang masuk ke mata tidak terlalu terang. Sehingga, sinar tidak membakar retina,” ujarnya.

Akibatnya, pandangan terganggu bukan hanya kabur, namun ada bercak hitam menutupi sebagian pandangan. Hal itu pun tidak bisa ditangani, bahkan dengan operasi. “Sesuatu yang sudah terbakar, tidak akan bisa berfungsi dengan baik,” tegasnya.

Memainkan ponsel di tempat gelap juga belum tentu tanpa risiko. Itu justru punya risiko lebih bahaya. Retina memang tidak akan terbakar. Namun, lingkup pandangan bisa saja menyempit.

Saat sinar masuk mata meredup, pupil akan melebar sehingga mata mendapatkan cahaya sebanyak-banyaknya. Nah, ketika sinar ponsel jadi satu-satunya cahaya yang didapatkan mata sementara kondisi ruangan gelap, pupil tidak bisa bekerja dengan baik. “Di ruangan gelap harusnya pupil melebar, tapi karena sinar ponsel terang dia harus menyempit. Akhirnya pupil kebingungan,” ujarnya. Saat hal ini terjadi berkelanjutan, gangguan mata bernama glaukoma pun tidak bisa dihindari.

Glaukoma merupakan akibat melihat sesuatu yang terang di tempat gelap. “Termasuk televisi,” sebutnya. Sebab itu, Manfred mengatakan, menghindari kebiasaan tersebut jadi cara paling baik.

berita terkait

Komentar