Ilustrasi (Foto:Net)
Ilustrasi (Foto:Net)

Ngeri! 9 Bahaya Ini Mengintai Kesehatan Anda Yang Tidur Memakai Kipas Angin

TOPmedia  - Tahukah kamu, pemakaian kipas angin yang berbarengan dengan waktu tidur akan menimbulkan bahaya yang bikin ngeri? Termasuk hipotermia sampai bell palsy. Ketahui selengkapnya di sini, yuk!

1. Dehidrasi dan Hipotermia

Kejadian ini pernah dijabarkan oleh Dr. Wendra Ali, seorang ahli syaraf.

Menurutnya, ketika seseorangan berada dalam suatu ruangan yang dingin hinga jangka waktu yang lama maka tubuh akan mengalami kekeringan atau dehidrasi.

Sebab udara dinginnya bekerja untuk menyerap air di dalam tubuh kita.

Sehingga tubuh kamu kehilangan panas dengan cepat, namun lambat dalam meproduksi panas.

Ingat! Kipas angin tidak bisa mendinginkan suhu udara di ruangan secara drastis.

2. Kipas Angin Membuat Kulit Kering

Kamu memiliki kulit yang sensitif?

Hati-hati ya!

Seseorang yang memiliki kulit sensitif akan semakin kering dengan cepat jika terpapar kipas angin secara langsung.

Apalagi hingga terus-menerus saat tidur.

3. Iritasi Sinus

Saat kamu menyalakan kipas angin, otomatis udara di dalam ruangan tersebut akan kering.

Udara kering inilah yang membuat selaput lendir dalam rongga hidung milikmu kering.

Semakin kering, makan produksi lendirnya akan banyak sehingga mengakibatkan penyumbatan saluran pernapasan hingga iritasi sinus.

4. Alergi dan Asma

Debu dan kotoran yang menempel pada baling-baling kipas bisa berterbangan di dalam ruangan.

Nantinya debu juga kotorangan bisa terhirup oleh tubuh kamu.

Gejala asma dan alergi bisa jadi kambuh seketika.

Rutinlah untuk membersihkan kipas angin setiap bulannya.

5. Bell Palsy

Bell palsy adalah penyakit dimana sistem syaraf wajah berubah menjadi tegang, sulit senyum, dan susah berekspresi.

Penyakit kelumpuhan ini diakibatkan suhu dingin yang fokus menerpa bagian wajah secara terus menerus sepanjang malah.

Sehingga wajah akan terasa sulit untuk tersenyum, tertawa, dan ada pembengkakan di daerah wajah tertentu.

Kamu jadi tidak bisa lagi deh menunjukkan senyum manis terbaik kamu.

6. Tubuh Kekurangan Oksigen Akibat Kipas Angin

Dampak kipas angin yang ditujukan langsung pada badanmu adalah tubuh akan kekurangan oksigen.

Apalagi kamu tidak memiliki ventilasi udara yang terbuka akan membuat udara tidak dapat memperbaharui dengan yang baru.

Sehinga oksigen tidak dapat berfungsi dengan baik ketika dihirup tubuh kita.

7. Bisa Keram Otot

Kamu akan cenderung merasakan pegal atau keram otot.

Ini dikarenakan udara yang terkonsentrasi akan membuat otot menegang.

Masalah ini akan kamu rasakan apabila sering tidur dengan kipas angin yang berdekatan wajah atau leher.

Bila saat kau bangun leher terasa kaku, hal ini bisa dikarenakan paparan angin yang konstan.

8. Dapat Membawa Debu dan Kotoran

Menurut The Sleep Advisor, kipas angin mampu memperlancar sirkulasi udara dalam ruangan serta udara jadi lebih dingin dan segar.

Namun, kipas angin juga bisa mensirkulasikan debu dan kotoran.

Hal ini tidak baik apalagi jika kamu mengidap alergi, asma atau alergi rhinitis.

The Sleep Advisor merekomendasikan kita untuk melihat kebersihan kipas angin milik kita.

Jika debu-debu yang terkumpul sudah banyak, maka partikel debu tersebut bisa berterbangan ke udara setiap kali kamu menghidupkannya.

9. Kekurangan Oksigen

Memang cuaca yang panas sekarang ini, sangat tidak enak jika berlama-lama diam di luar rumah.

Apalagi jarang hujan.

Diam terlalu lama di depan kipas angin memang akan membuat badan terasa sejuk.

Rasanya panas yang dirasakan tubuh benar-benar bisa disingkirkan oleh angin dari kipas angin ini.

Ternyata, angin dari kipas angin ini mempunyai bahaya yang cukup besar untuk tubuhmu.

Bila kapas angin terus berputar kencang, hal ini akan membuat paru-parumu tidak mendapatkan pasokan oksigen yang cukup, lho!

Keluarnya udara dingin dari kipas angin, justru akan mengenai hidung maupun mulut.

Hal ini bisa memperparah kondisi, sehingga kamu kekurangan oksigen dan jadi bisa-bisa kamu akan sulit bernapas. (RED)

 

 

Sumber: 99.co

berita terkait

Komentar