Mitsubishi Pajero menabrak pembatas jalan dan jembatan penghubung di ruas jalan Aat-Rusli (Jalan Lingkar Selatan) Kota Cilegon, Selasa (15/10/2019). (Foto: TOPmedia)
Mitsubishi Pajero menabrak pembatas jalan dan jembatan penghubung di ruas jalan Aat-Rusli (Jalan Lingkar Selatan) Kota Cilegon, Selasa (15/10/2019). (Foto: TOPmedia)

Ngantuk Saat Nyetir, Pajero Berpenumpang 7 Orang Tabrak Pembatas Jalan di JLS

CILEGON, TOPmedia - Kendaraan minibus jenis Mitsubishi Pajero menabrak pembatas jalan dan jembatan penghubung di ruas jalan Aat-Rusli (Jalan Lingkar Selatan) Kota Cilegon, Selasa (15/10/2019). Beruntung tidak ada ada korban jiwa dalam peristiwa nahas tersebut.

Kendaraan minibus dengan nomor polisi A 1282 VM yang dikendarai Fahmi, warga Tangerang Banten berpenumpang 7 orang tersebut melaju kencang dari arah Anyer menuju gerbang tol Cilegon Timur.

Sopir minibus Fahmi mengaku, saat dalam perjalanan dirinya mengantuk dan salah menginjak pedal gas hingga membuat kendaraan roda empat ini menabrak pembatas jembatan hingga ringsek. “Tadi pas mengemudi tiba-tiba mengantuk dan menginjak gas, seharusnya menginjak rem sehingga saya membanting stir dan menabrak jembatan penghubung di pembatas jalan,” katanya Fahmi ditemui di lokasi kejadian. 

Fahmi mengatakan, dalam musibah kecelakaan ini tidak menimbulkan korban jiwa dan cuma ada anak yang dibawa ke klinik terdekat untuk memastikan kondisi kesehatannya setelah terjadi kecelakaan. “Alhamdulillah selamat semua, didalam ada orang tua dan anak. Cuma ada anak dibawa ke klinik untuk mastiin kondisi kesehatannya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengendalian Operasional pada Dinas Perhubungan Kota Cilegon, Faturohman S Sadeli yang ditemui di lokasi menyatakan, pihaknya baru saja tiba setelah mendapatkan laporan dari anggotanya dan kebetulan sedang melintas agar berhati-hati saat mengemudi laju kendaraannya.

“Siapapun yang mengendarai kendaraan harus berhati-hati. Apalagi di jalan Aat-Rusli (Jalan Lingkar Selatan, red). Disini kan jalur cepat dan sekarang kan waktunya jam padat kendaraan karena sedang pulang kerja,” tuturnya. (Ik/Red)

berita terkait

Komentar