Polisi bersama warga saat evakuasi korban kecelakaan di Desa Pamengkang, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang. (Foto: TOPmedia)
Polisi bersama warga saat evakuasi korban kecelakaan di Desa Pamengkang, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang. (Foto: TOPmedia)

Nahas! Hendak Melayat, Warga di Serang Malah Tewas Kecelakaan

SERANG, TOPmedia - Berniat akan bertakziah ke rumah kerabat, ibu dan anak yang berboncengan menaiki sepeda motor malah terlibat kecelakaan. Putra dan ibunya tersebut ditabrak oleh truk bermuatan batu untuk pondasi rumah dan sang anak tewas di lokasi kejadian.

Saat kejadian, truk saat itu berjalan dari arah Tonjong menuju Banten Lama. Sedangkan sepeda motor melaju dari arah sebaliknya. Sampai di Desa Pamengkang, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten, anak dan ibu itu ditabrak oleh truk yang supirnya diduga tidak mampu mengendalikan kendaraan yang melaju dengan cepat.

"Menurut informasi dari masyarakat, warga itu mau melayat. Tapi akhirnya malah meninggal dunia karena kecelakaan," kata Kapolsek Kramatwatu, AKP Raden Sofiyan, ditemui di lokasi kejadian, Selasa (15/10/2019).

Warga yang kesal akibat di lokasi tersebut sering terjadi kecelakaan dan korbannya kerap meninggal dunia. Akhirnya, truk tersebut dibakar warga hingga bagian depan dam belakangnya hangus terbakar. Supirnya yang ketakutan melarikan diri, beruntung tidak ikut diamuk massa.

"Beberapa kali kejadian kecelakaan dan meninggal dunia. Masyarakat terbawa emosi sehingga membakar kendaraan tersebut," terangnya. 

Anggota Polsek Kramwatu yang masuk ke dalam Polres Serang Kota di lokasi kejadian, segera menangkap supir yang mengumpat di perkebunan warga. Korban selamat dibawa ke Puskesmas Kasemen, sedangkan korban meninggal dibawa ke RSUD Serang.

"Yang satu meninggal dunia dan yang satu patah tulang. Yang selamat dibawa ke Puskesmas Kasemen, yang meninggal dibawa ke RSUD Serang," tandasnya. (Ydtama/Red)

berita terkait

Komentar