Ilustrasi Pedagang Ikan Asin (Foto:net)
Ilustrasi Pedagang Ikan Asin (Foto:net)

Musim Hujan, Produksi Pengusaha Ikan Asin Menurun

SERANG, TOPmedia - Kondisi cuaca yang lebih didominasi mendung dan hujan pada pekan terahir ini, berdampak terhadap produksi ikan asin di Karangantu, Kasemen Kota  Serang. Hasil produksi semakin menurun lantaran berkurangnya pasokan ikan dari para nelayan akibat kondisi cuaca buruk.

Dikatakan Saleng, salah satu pengusaha Ikan Asin mengaku, sejak beberapa pekan terakhir, kondisi cuaca yang lebih didominasi mendung dan hujan membuat proses pengeringan ikan asin terganggu.

“salah satu cara untuk mengawetkan ikan kan dengan cara diasinkan dan dikeringkan. dalam proses ini panas sinar matahari menjadi kebutuhan pokok agar ikan yang akan diawetkan tersebut benar-benar kering sempurna. Karena hujan kan jadi menurun produksinya,” kata Saleng, kepada wartawan, Selasa (01/11/2016).

Saleng menjelaskan, biasanya disaat musim kemarau, proses pengeringan ikan berkisar antara satu hingga dua hari. Namun disaat kondisi cuaca seperti saat ini, proses pengeringan bisa membutuhkan waktu tiga hingga lima hari. "lamanya proses pengeringan pun berdampak terhadap kwalitas ikan asin yang dihasilkan,”jelasnya.

Selain faktor proses pengeringan, sejumlah pengrajin ikan asin pun mengeluhkan minimnya pasokan ikan dari para nelayan, karena menurunnya hasil tangkapan. Bahkan sejumlah pengrajin ikan asin memilih untuk tidak memproduksi, karena tidak mendapat pasokan.

“ikan asin dari daerah karangantu ini biasa dipasarkan hingga ke daerah jakarta, jawa barat dan lampung. Kalau ikannya sulit kita juga rugi mas dan harus menaikan harga, yang rata-rata mengalami kenaikan harga dari Rp. 3 ribu hingga Rp. 5 ribu rupiah, untuk setiap kilonya,”pungkasnya. (Oc/red)

berita terkait

Komentar