Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang monitoring Puskesmas Petir, Kabupaten Serang, Rabu(8/4/2020).
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang monitoring Puskesmas Petir, Kabupaten Serang, Rabu(8/4/2020).

Monitoring 29 Puskesmas, Dinkes Kabupaten Serang Sampaikan Pesan Bupati Serang

SERANG, TOPmedia - Berdasarkan surat edaran Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah, pada tanggal 31 Maret 2020. Beberapa point yang harus di taati oleh setiap petugas medis, penanganan Covid-19 di Kabupaten Serang.

Seperti halnya, point Work From Home (WFH) bagi petugas medis, baik di Puskesmas maupun Rumas Sakit Dradjat Prawiranegara (RSDP) Serang.

Point A, WFH diperbolehkan bagi petugas medis wanita yang sedang hamil, hingga selesai persalinan. Kemudian, di katakan Kasubag Umum kepegawaian, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang, Nurnaningsi Yahya. Untuk Point B, WFH di bolehkan bagi petugas medis yang sedang sakit.

"Dua point itupun berdasarkan Surat Edaran Bupati Serang, dengan terbentuknya Gugus tugas penangan Covid-19. Yang di pimpin langsung oleh Ibu Ratu Tatu Chasanah," ungkap Nurnaningsi Yahya, saat me monitoring Puskesmas Petir, Kabupaten Serang, Rabu(8/4/2020).

Tak sampai disitu, Nurnaningsi juga menjelaskan, untuk Point WFH lainya, adalah petugas medis di usia 50 tahun, dan retan dengan kondisi kesehatan. Bahkan, kata dia, petugas medis yang datang dari zona merah maupun berhubungan dengan PDP dan ODP, boleh mengisolasikan diri di rumah. Selama 14 hari.

"Pertimbangan WFH inipun, sudah dilakukan secara selektif. Sebagai fungsi pelayanan umum kepada masyarakat, dan pelayanan kesehatan yang maksimal," jelas Nurnaningsi yang akrab di sapa Ibu Ning.

Semetara itu, Kepala UPT JPK, Dinkes Kabupaten Serang, Wahyu Suwargi menambahkan, bahwasanya tidak hanya WFH yang di terapkan dalam pelayanan Puskesmas maupun RSDP. Namun, kata dia, ada juga larangan untuk tidak menerbitkan surat keterangan sehat kepada masyarakat yang ingin pulang kampung.

"Intinya berikan pelayanan tebaik, jangan sampai ada masyarakat yang mendapatkan surat keterangan sehat untuk pulang kampung. Lebih baik berdiam diri di rumah, agar selalu menjaga kesehatan di tengah wabah Covid-19,"  jelas Wahyu kepada awak media.

Di akhir pembicaraan, Kepala Dinkes Kabupaten Serang, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang, Dokter Agus Sukmayadi ikut angkat bicara.

"Dalam surat edaran Bupati Serang, juga tertera akan diberikannya insentif bagi petugas medis yang menangi wabah Covid-19. Dengan memakai sumber anggaran APBD Kabupaten Serang," tutup Dokter Agus seraya mengakhiri monitoring di Puskesmas Petir.

Di ketahui, Dinkes Kabupaten Serang seusai melakukan monitoring di Puskesmas Petir, dilanjutkan dengan Monitoring di Puskesmas Ciruas. Mereka memastikan kesiapsiagaan pelayanan Puskesmas dalam menangani wabah Covid-19.

Monitoring inipun, dilakukan di 29 Puskesmas, dengan menyampaikan isi pesan Bupati Serang, melalui surat edaran. (Advetorial)

berita terkait

Komentar

pCloud Premium