Audiensi PGRI Banten dengan Dindikbud membahas pemecatan 6 Guru honorer SMAN 9 Kronjo, Kabupaten Tangerang. (foto:Facebook Ebest Endang)
Audiensi PGRI Banten dengan Dindikbud membahas pemecatan 6 Guru honorer SMAN 9 Kronjo, Kabupaten Tangerang. (foto:Facebook Ebest Endang)

Minta SK Pengangkatan Kembali 6 Honorer, Forum Honorer Banten Tetap Akan Aksi Solidaritas 28 Maret?

SERANG,TOPmedia - Setelah auidensi antara Pengurus PGRI dan Dindikbud Provinsi Banten, Kemarin (25/03/2019) terkait pembatalan sanksi untuk pemberhentian 6 honorer Guru SMAN 9 Kronjo, Kabupaten Tangerang. Ketua Forum Honorer Banten Bersatu Martin Al Kosim mengatakan, mereka akan tetap melaksanakan aksi unjuk rasa pada 28 Maret karena pihak Dindikbud tidak mengeluarkan SK Pengangkatan kembali 6 honorer guru di SMAN 9 Kronjo.

"Kami atas nama honorer provinsi Banten, setelah rapat dengan kawan-kawan kami se-banten sesama honorer minta Surat Keputusan (SK) secara tertulis bahwa honorer tersebut dicabut pemecatatnya, karena sampai hari ini, hanya omongan saja, kami butuh SK secara tertulis sebelum tanggal 28 maret ini, sebelum kami aksi, SK itu harus sudah ada." ungkap Martin, Senin (25/03/2019).

Lanjut Martin, jika SK itu sudah ada, maka pihaknya akan membatalkan aksi tanggal 28 hari Kamis nanti. Dalam aksi nanti, lanjut Martin, tidak ada pengaruhmya dengan politik, tidak ada pengaruhnya untuk paslon 01 ataupun 02.

Baca juga: Batal Dipecat, Kepala Dindikbud Banten Pekerjakan Lagi 6 Guru Honorer SMA Kronjo 

"Aksi nanti tidak ada urusan politik. Intinya kita lakukan ini agar teman kami tidak di pecat, inikan jelas jelas sudah di zolimi, kalau memang benar-benar mereka salah, harusnya ada proses pembinaan dulu, dipanggil, bukan langsung dipecat, dan anehnya sampai hari ini saya tidak tahu terkait orang yang melaporkan, dalam rapat itu juga saya tanya tidak ada yang tau siapa yang melaporkan, ko tiba tiba sudah di pecat nah ini jugakan ada apa?." tandasnya.

Baca juga: Kata Kepala Dindikbud Banten Terkait Batal Pemecatan 6 Honorer Guru SMAN 9 Kronjo

Diketahui sebelumnya, 6 orang tenaga honorer SMAN 9 Kabupaten Tangerang dicopot karena diduga tidak netral dalam pilpres,dengan mengacungkan dua jari sambil memegang sticker pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subinato dn Sandiaga Uno di gedung sekolah tempat mereka mengajar yang sempat viral. (Lili/Red)

berita terkait

Komentar