Ilustrasi berjalan kaki. (Foto: Net)
Ilustrasi berjalan kaki. (Foto: Net)

Meski Hanya Sebentar, Berjalan Kaki Terbukti Mampu Bikin Mood Lebih Baik

TOPmedia - Sedang merasa bosan, tak semangat dan kesal dengan lingkungan kerja atau teman? Coba bangkit dari kursi dan berjalan kaki sebentar keliling kampus atau kantor. Niscaya mood Anda akan menjadi lebih.

Setidaknya, itulah yang coba dibuktikan oleh peneliti Jeff Miller PhD dan Zlatan Krizan PhD dari Saint Xavier University. Melakukan eksperimen kepada sekelompok mahasiswa, Miller dan Krizan menyebut bahwa manfaat berjalan kaki untuk memperbaiki dan membuat mood lebih baik memang benar-benar nyata.

"Berjalan kaki akan menghasilkan reaksi psikologis yang membuat Anda merasa lebih nyaman, bahkan ketika Anda tidak berharap hal ini akan terjadi," tutur Miller, dikutip dari Detik.com.

Penelitian Miller dilakukan kepada 128 mahasiswa yang dibagi menjadi dua tahapan. Tahap pertama, para partisipan ditenangkan pikirannya dengan melihat video tentang arsitektur China. Tahap kedua, mereka diminta untuk berjalan di treadmill sembari melihat video tentang galeri seni.

Hasil penelitian menyebut perasaan dan mood para mahasiswa lebih baik ketika berjalan di treadmill, bahkan setelah videonya diganti dengan video arsitektur Cina yang diklaim oleh partisipan sebagai sangat membosankan. Miller mengambil kesimpulan bahwa berjalan membantu seseorang untuk lebih fokus.

"Sangat mungkin berjalan kaki membuat pikiran dan otak lebih fokus dan awas terhadap kondisi sekitar, sehingga aspek-aspek positif yang ada di sekeliling kita lebih mudah terlihat," ungkap Miller yang merupakan profesor di bidang psikologi ini.

Penggunaan aplikasi yang menghitung berapa langkah kaki juga menurutnya memiliki manfaat sendiri. Dengan menggunakan aplikasi, manfaat yang diterima bukan hanya soal mood yang lebih baik, namun juga sirkulasi darah yang lancar dan otot yang berkembang.

"Apapun alasannya, dengan menyebutkan 'masih ada 2.000 langkah yang harus saya lakukan' bisa berdampak pada kesehatan Anda, baik secara mental maupun fisik," urainya.

berita terkait

Komentar