Jokowi saat Kegiatan Hari Lahir (Harlah) Al-Khairiyah ke-93 di Aula Kampus Al-Khairiyah, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Jumat (11/5/2018). (Foto:Topmedia)
Jokowi saat Kegiatan Hari Lahir (Harlah) Al-Khairiyah ke-93 di Aula Kampus Al-Khairiyah, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Jumat (11/5/2018). (Foto:Topmedia)

Meski Belum Terima Usulan, Jokowi Tetap Janji Angkat KH Syam'un Sebagai Pahlawan Nasional

CILEGON, TOPmedia – Kendati belum menerima berkas pengajuan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) berjanji akan menjadikan pendiri Yayasan Al Khairiyah Banten, Brigjen KH Syam'un sebagai pahlawan nasional.

Hal tersebut diungkapan Jokowi saat menghadiri peringatan hari ulang tahun (Harlah) Al-Khairiyah ke-93 sekaligus silaturahim dengan 1.000 ulama Banten.

“Jujur saja, sampai saat ini berkasnya belum ada di meja saya. Ini apa adanya saja, belum sampai ke saya,” ujar Jokowi saat Kegiatan Hari Lahir (Harlah) Al-Khairiyah ke-93 di Aula Kampus Al-Khairiyah, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Jumat (11/5/2018).

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyebut, sampai saat ini usulan nama KH Syam'un sebagai pahlawan nasional belum sampai ke tangannya. Biasanya, daftar nama calon pahlawan nasional disampaikan kepada Menteri Sekretaris Negara Pratikno kemudian diteruskan kepadanya.

"Biasanya Mensesneg kirim 8 nama ke saya, lalu saya pilih 3-4 nama," jelasnya.

Kendati demikian, Jokowi berjanji kapanpun berkas tersebut sampai ketangannya, pengangkatan gelar pahlawan tetap akan Ia berikan.

"Kalau ada 8 nama di meja saya dan ada nama beliau, entah tahun ini atau tahun depan saya beri gelar 8 pahlawan," kata Jokowi saat memberikan sambutan di Kantor PB Al Khairiyah Citangkil, Cilegon, Jumat (11/5).

Baca juga: Jelang Pilpres 2019, Presiden Jokowi Minta Masyarakat Pilih Pimpinan yang Dianggap Baik

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang juga alumnus Al Khairiyah, Ma'ruf Amin mengusulkan agar KH Syam'un diangkat jadi pahlawan nasional. Alasannya, KH Syam'un merupakan ulama yang sangat berpengaruh di Banten.

"KH Syam'un itu kiai yang berpangkat jenderal, jenderal kiai. Jenderal yang menjabat sebagai gubernur ada, banyak ya gubernur jenderal tapi kiai jenderal enggak ada, susah. Oleh karena itu, saya menyokong usulan, pantes kalau beliau dijadikan pahlawan nasional. Dan memang belum ada pahlawan nasional dari Banten," kata Ma'ruf Amin.(Red)

berita terkait

Komentar