Marco Asensio. (Foto: Net)
Marco Asensio. (Foto: Net)

Marco Asensio Jadi Bintang di Real Madrid, Barcelona Menyesal?

TOPmedia - Marco Asensio menjadi bintang di Real Madrid. Pemain masa depan Spanyol itu bahkan sukses membuat Zinedine Zidane, pelatih Los Blancos, ‘pusing’ dan memilihnya dibandingkan James Rodriguez. Penampilan mengesankan Asensio ini membuat publik bertanya. Apakah Barcelona menyesal pernah membuang kesempatan merekrut sang pemuda ajaib? Padahal, di tahun 2014, Barca sudah meraih kesepakatan verbal dengan klub Asensio saat itu, Real Mallorca!

Penampilan Marco Asensio dalam dua laga, yaitu di Piala Super UEFA kontra Sevilla dan partai pembuka Liga Spanyol versus Real Sociedad, sangat luar biasa. Pemuda yang baru berusia 20 tahun pada Januari lalu, mencetak gol di masing-masing laga. Perannya pun sangat sentral bagi Real Madrid. Ia seolah membuktikan sudah siap bertarung dengan para galactico, setelah musim lalu dipinjam penuh oleh Espanyol.

Kehebatan Marco Asensio ini pasti meninggalkan nyeri yang dalam bagi Barcelona. Betapa tidak, pada musim panas 2014, sebenarnya Barca tinggal selangkah lagi untuk mendapatkan sang gelandang. Tapi, justru klub Catalan yang selama ini terkenal ‘cukup akrab’ dengan pemain Spanyol, mengabaikan Asensio.

 

Musim panas dua tahun lalu, Barcelona dan Real Mallorca sudah sepakat. Asensio juga puas dengan rencana bermain di klub Catalan tersebut. Bahkan pemuda ini sampai berkunjung ke Castelldefels untuk mencari rumah hunian selama di Barcelona. Namun, tak bisa dipungkiri. Meski tinggal butuh tanda tangan Asensio untuk peresmian kontrak, banyak klub yang masih berharap keajaiban transfer itu gagal, termasuk Real Madrid.

Barcelona sempat cocok dengan harga 4,5 juta Euro yang diinginkan Mallorca. Masalahnya jadi rumit karena hal sepele: urusan pembayaran. Barca ingin pembayarannya dilakukan secara bertahap berdasarkan variabel-variabel. Sementara Mallorca minta pembayaran tunai di muka. Ketika itu Andoni Zubizarreta dan Antoni Rossich tidak mau ambil risiko untuk transfer ‘sekecil itu’.

Di tengah jalan, pembicaraan mandeg. Rossich mencari alternatif lain. Ia lebih suka mendapatkan Douglas, bek kanan asal Brazil. Untuk pemain ini Barcelona membayar 5,5 juta Euro, dengan catatan 1,5 juta Euro dibayar belakangan. Alias, Barca mau membayar 4 juta lebih dulu. Sial bagi Barca, keputusan mereka keliru besar. Dalam dua tahun, Douglas kalah bersaing, sementara Marco Asensio jadi bintang Real Madrid.

Jika mengingat kembali, perbedaan kala itu hanyalah masalah setengah juta Euro, tentu itu sangat menyakitkan bagi Barca.

 

 

Sumber: www.sidomi.com

berita terkait

Komentar