Rio Haryanto. (Foto: Net)
Rio Haryanto. (Foto: Net)

Maaf Rio Haryanto, Pemerintah Batal Bantu Kucurkan Dana di F1 2016

TOPmedia - Pemerintah melalui Kemenpora dipastikan tidak bisa mengucurkan dana bantuan untuk Rio Haryanto di F1 2016. Meskipun demikian, Menpora Imam Nahrawi masih optimis Rio akan bertahan di Manor hingga akhir musim. Dasarnya adalah, ucapan Abdulla Boulsien kala berkunjung ke Indonesia beberapa waktu lalu.

Untuk bisa menempuh semusim penuh F1 2016, Rio Haryanto membutuhkan dana 15 juta Euro. Namun hingga kini dana yang terkumpul baru 8 juta Euro. Muncul isu, jika keadaan tidak berubah, Rio akan bertahan hanya selama setengah musim. Piers Hunnisett, manajer Rio beberapa waktu mengklaim kliennya akan tampil sampai GP ke-21 alias akhir musim. Tapi itu masih klaim sepihak dari pihak Rio.

Kini, salah satu pihak yang diharapkan dapat menyokong dana untuk Rio Haryanto, Kemenpora, mengumumkan, tidak bisa turut mendanai sang pebalap Indonesia. Ada dua hal yang menjadi alasan. Pertama, pengajuan dana yang ditolak DPR. Kedua, karena Kementerian Pemuda dan Olahraga sedang mengetatkan anggaran.

Menpora menuturkan, “Mekanisme pengajuan dana bantuan yang telah kami lakukan tidak disetujui DPR. Apalagi Kemenpora juga sedang melakukan pengetatan anggaran, sehingga mohon maaf pemerintah tidak lagi mempersiapkan mekanisme penganggaran tersebut.”

Meskipun demikian, Menpora tetap optimis, Rio Haryanto bakal merampungkan balapan musim ini hingga seri terakhir. Hal ini didasarkan pada pernyatan Abdullah Boulsien, perwakilan Manor yang datang ke kantor Kemenpora pada Selasa (14/6) lalu.

Kala itu, Boulsien dikutip CNN Indonesia menuturkan, “Kami tidak mendiskusikan itu (Rio berhenti di tengah musim), kami mendiskusikan kontrak jangka panjang.”

Oleh karena itulah, Menpora berharap Manor memenuhi ‘janji tersebut’. Katanya, “Pernyataan itu yang kami pegang, semoga Manor bisa memberi solusi keuangan buat Rio Haryanto. Kalau Manor sudah memiliki pandangan seperti itu, tentu saya kira besar peluangnya buat Rio meneruskan kiprahnya di F1.”

Di sisi lain, bukan tidak mungkin Abdullah Boulsien memberi jaminan kontrak untuk Rio karena yakin pemerintah Indonesia akan memprioritaskan dana untuk sang pebalap pertama tanah air di ajang Formula 1. Alias, merayu pemerintah secara halus.

 

 

 

Sumber: www.sidomi.com

berita terkait

Komentar