Dinas Kesehatan Provinsi Banten menyelenggarakan kegiatan Penguatan Kelompok Masyarakat dalam Program Prioritas Kesehatan tingkat Provinsi Banten  dengan Ormas di Pandeglang.
Dinas Kesehatan Provinsi Banten menyelenggarakan kegiatan Penguatan Kelompok Masyarakat dalam Program Prioritas Kesehatan tingkat Provinsi Banten dengan Ormas di Pandeglang.

Lawan Penularan Covid-19 yang Terus Meningkat, Dinkes Banten Gandeng Ormas

SERANG,TOPmedia - Dinas Kesehatan Provinsi Banten terus gencar melakukan upaya menekan angka penularan Covid-19. Salah satunya menyelenggarakan Penguatan Kelompok Masyarakat dalam Program Prioritas Kesehatan tingkat Provinsi Banten, seperti dilakukan hari ini di Kabupaten Pandeglang dengan penekanan pada optimalisasi peran Ormas di Banten dalam pencegahan penyebaran Covid-19.
 

Kepala Dinkes Banten yang juga Juru Bicara Covid-19 Pemprov Banten, Ati Pramudji Astuti  mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan Dinkes Banten untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Banten sekaligus untuk mengurangi penyebaran Covid-19 dengan menggandeng organisasi kemasyarakatan di Banten.

"Hal ini dilakukan karena pemerintah daerah provinsi Banten tidak dapat berjalan sendiri. Sehingga kami membutuhkan bantuan, support, partisipasi, dan kerjasama dengan masyarakat khususnya ormas di Banten untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Banten", ungkap Ati.

Apalagi saat ini dijelaskan Ati, Pemprov Banten tengah berupaya untuk memerangi penyebaran Covid yang tentu tidak dapat bekerja sendiri. Sehingga pemerintah perlu bantuan ormas yang ada di Banten.

Ati juga mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh Ormas yang telah berkenan untuk berpartisipasi dan bekerjasama dengan Dinkes Banten dalam kegiatan ini.

Ditempat yang sama, Kasie Promkes Pemprov Banten,Mahmud menambahkan, bahwa kegiatan ini merupakan kerjasama antara Dinkes dan delapan ormas di Banten diantaranya MUI, FSPP, Aisyiyah, Muslimat, DMI, Pramuka, Majlis Taklim Al Hidayah, ICMI dan Fatayat.

"Outcome yang diharapkan adalah bahwa setiap ormas dapat melaksanakan kampanye anti Covid melalui jaringan di bawahnya baik level kepengurusan di Kabupaten/Kota hingga Kecamatan dan Kelurahan/Desa. Selain itu sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dapat disampaikan ormas-ormas tersebut kepada masyarakat Banten di delapan kabupaten dan kota," kata Mahmud.

 Sehingga terbentuk kesadaran bersama di tengah masyarakat Banten untuk hidup lebih bersih dan sehat melalui bantuan jaringan ormas se-Banten. Outcome lainnya adalah akan tumbuh kesadaran masyarakat untuk lebih mandiri dalam mencegah penyebaran Covid-19 di Banten melalui sumber daya yang dimiliki ormas-ormas tersebut.

Ketua PW Aisyiyah, Ima Ni'mah dan Ketua DMI Banten, KH Muhammad Rasna Dahlan yang hadir dalam kesempatan tersebut juga mengungkapkan optimismenya bahwa Ormas-Ormas di Banten dapat membantu pemerintah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Banten tentang PHBS, memutus mata rantai penyebaran Covid-19, dan pada saat yang sama meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Banten.

"Kami Optimis, gerakan Ormas di Banten dapat bekerjasama dengan pemerintah apabila dibutuhkan untuk bersama-sama berkampanye meningkatkan kesadaran masyarakat Banten terkait hidup sehat. Dan terutama untuk bersama-sama memutus mata rantai covid-19 di Provinsi Banten khususnya," ujar KH Muhammad Rasna Dahlan. (Ben/Red)

berita terkait

Komentar