Ilustrasi.*
Ilustrasi.*

Lapas Kelas II A Serang Terindikasi Sarang Peredaran Narkoba

SERANG, TOPmedia - Peredaran narkoba di dalam lembaga pemasyarakatan atau lapas bukanlah hal baru. Banyak kasus peredaran narkoba diungkap aparat penegak hukum yang pelaku utamanya berada di balik jeruji besi.

Awal kembali terungkapnya kasus peredaran narkoba jaringan Lapas ini bermula setelah Subdit II Ditres Narkoba Polda Banten menciduk tersangka MS alias M (26) dari kediamannya di Kampung Jempling RT 01/04 Kelurahan Nambo Hilir Kecamatan Kibin Kabupaten Serang pada Rabu (19/10/2016) lalu.

Di rumah tersangka, petugas tidak menemukan barang bukti dan mengembangkan hingga ke kontrakan tersangka MS. Petugas kemudian menggiring M ke kosannya yang beralamat di Kampung Jaha Kecamatan Belaraja Kabupaten Tangerang. Di sana tersangka menyembunyikan sabu seberat 4,8 gram di dalam bantal.

“Kita kembangkan terus, dari pengakuan tersangka barang tersebut didapat dari napi di Lapas Serang berinisial JA alias A (38) yang kita amankan 8 bulan lalu. MS sendiri merupakan residivis, keduanya bertemu saat menjadi napi narkoba di Lapas Serang,” kata Kasubdit II Ditres Narkoba Polda Banten AKBP Irwansyah, Senin (25/10/2016).

Komunikasi melalui ponsel pun terus terjalin antara napi narkoba JA dan MS yang telah menghirup udara bebas. “Biasanya transfer, kemudian barang dilempar melalui DPO berinisial BL. Kalau JA ini memang pernah kita tangkap 8 bulan lalu,” jelas Irwansyah.

Selanjutnya, menindaklanjuti peredaran narkoba jaringan Lapas Kelas II A Serang tersebut, pihak Subdit II Narkoba Polda Banten akan berkoordinasi dengan Kementerian Hukum dan HAM untuk melakukan pengawasan lebih ketat dan mengevaluasi penjagaan di Lapas Kelas II A Serang yang beberapa kali kebobolan dengan penyalahgunaan narkoba.

"Akan melakukan kordinasi dan kerjasama dengan Kemenkumham," tandasnya.

Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan pasal berlapis yakni pasal 112, 114 dan 144 tentang Narkotika dengan ancaman penjara maksimal 20 tahun penjara. (Gilang/red)

berita terkait

Komentar