Wakil ketua DPRD Banten, Nawa Said Dimyati
Wakil ketua DPRD Banten, Nawa Said Dimyati

Langkah Cerdas Al Muktabar! Dinilai Berpeluang Jadi Pj Gubernur

SERANG,TOPmedia - Wakil ketua DPRD Banten, Nawa Said Dimyati menilai apa yabg dilakukan Al Muktabar dengan mengajukan surat pengunduran dirinya sebagai Sekda Banten, merupakan langkah cerdas dalam mendongkrak karirnya sebagai ASN, sebelum nantinya diangkat sebagai Pj Gubernur.

Menurutnya, sebagai polikus menilai Al Muktabar memiliki peluang menjadi Pj Gubernur Tahun 2022 mendatang, baik dari sisi golongan hingga pengalamnya yang dinilai cukup, membuat Al Muktabar berpeluang besar diangkat sebagai Pj Gubernur, meski belum diketahui akan ditempatkan di daerah mana.

Namun, yang pasti, kata dia, baik secara golongan maupun pengalaman, Al Muktabar dinilai cukup.

Disisi lain, sambung Nawa, sedikitnya akan ada 10 daerah yang akan mengalami kekosongan jabatan sebagai Gubernur, untuk selanjutnya diisi oleh Pj Gubernur, menghadapi Pilkada serentak tahun 2024 mendatang.

Baca juga: Gubernur Banten Setujui Pengunduran Diri Sekda Banten Al Muktabar Dari Jabatannya

"Langkah cerdas, kenapa saya bilang begitu, karena akan ada beberapa daerah yang kosong, yang harus diangkat Pj oleh pemerintah pusat. Dimana, pejabat yang diambil ini dari eselon I. Peluangnya sangat tinggi. 2022 ini kan ada 10 daerah yang perlu diisi Pj Gubernurnya," kata Nawa, diruang kerjanya, Selasa (24/8/2021).

Meski begitu, pihaknya tidak menampik atas apa yang dilakukan Al Muktabar dengan mengajukan surat pengunduran dirinya sebagai Sekda Banten tersebut, disisi lain sejumlah rapat pembahasan KUAPAS APBD perubahan tahun 2021 dan RAPBD tahun 2022 yang belum rampung, pastinyabakan menimbulkan banyak spekulasi hingga kekecewaan.

"Kalau bicara patut atau tidak itu subjektifitas, orang bisa saja mengaitkan bahwa beliau tidak punya tanggung jawab terhadap Pemprov Banten, bisa saja orang bicara seperti itu. Tapi, saya secara pribadi juga menyayangkan, saya sih berharap beliau itu menyelesaikan tugasnya setidak-tidaknya itu sampai RPJMD 2017-2022. Tapi kita tetap harus menghormati pilihan beliau, semua orang ingin meningkatkan kapasitas pengabdiannya kepada masyarakat, sehingga beliau punya hak untuk mencoba peruntungannya sebagai Pj Gubernur tahun 2022," katanya.

Terkait adanya isu yang beredar, jika Al Muktabar mundur sebagai Sekda Banten salah satunya terkait adanya hasil pemeriksaan BPK pada tahun anggaran sebelum-sebelumnya yang belum terselesaikan, dengan tegas Nawa mengatakan hal tersebut tidak mungkin.

Baca juga: Reaksi Cepat WH, Tunjuk Muhtarom Jadi Plt Sekda Banten Gantikan Al Muktabar

"Tahun 2020 itu semuanya sudah terselesaikan dari aspek keuangan. Memang dari aspek kinerja belum  karena memerlukan waktu. Dan kalau dikaitkan bahwa mundurmya berkaitan dengan itu (LHP BPK), menurut saya gak terlalu masuk akal, karena itu bukan sesuatu hal luar biasa dalam pemerintahan. Adapun rekomendasi temuan BPK yang jumlahnya 400 sekian itu, tapi itu tahun 2016 kebawah, bukan dimasa pemerintahan WH-Andika.(Den/Red)

berita terkait

Komentar