Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Cilegon, Wawan Hermawan. (foto:TOPmedia)
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Cilegon, Wawan Hermawan. (foto:TOPmedia)

Lahan Pertanian di Kota Cilegon Hanya Mampu Sumbang 20 Persen Pasokan Beras

CILEGON, TOPmedia - Semakin berkurangnya lahan pertanian membuat Kota Cilegon hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan,  khususnya beras  sekitar 20 persen dari total kebutuhan yang mencapai 40 ribu ton setahun. 

"Untuk kebetuhan pangan khususnya beras plus minusnya sekitar 40 ribu ton pertahun. Dari total kebutuhan tersebut, pertanian di Kota Cilegon hanya mampu memenuhi sekitar 8.000 ton, sementara sisanya di datangkan dari luar daerah," ujar Kepala Seksi Ketersedian Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Cilegon, Uki Rifika, di Kantornya, Jumat (11/10/2019).

Ia mengatakan, sisa kebutuhan beras sekitar 32 ribu ton tersebut, di pasok dari dua daerah yang ada di Banten, yakni Kabupaten Pandeglang dan Lebak. "Untuk sementara ini untuk pasokan dari dua daerah tersebut masih bisa dibilang aman, walaupun musim kemarau,"ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Wawan Hermawan mengungkapkan, sebagai daerah perkotaan lahan pertanian di Kota Cilegon semakin berkurang. Oleh karena itu, untuk mengurangi beban pasokan beras tersebut, pihaknya memiliki sejumlah program untuk merubah mindsite warga, untuk mengganti nasi ke sejumlah makanan berat lainnya, seperti Singkong, Jagung, dan umbi-umbian lainnya.

"Ya kita sudah mencoba bersosialisasi untuk pengalihan dari nasi ke umbi-umbian dan jagung, dengan menggelar lomba cipta menu yang mengkhususkan bahan makanan pokoknya dari umbi-umbian dan jagung tersebut,"katanya. (TM-1/Red)

berita terkait

Komentar