Puskesmas Pembantu di Kelurahan Bendung, Kecamatan Kasemen, terbengkalai. (Foto: TOPmedia)
Puskesmas Pembantu di Kelurahan Bendung, Kecamatan Kasemen, terbengkalai. (Foto: TOPmedia)

Lagi, Puskesmas Pembantu Terbengkalai Ditemukan di Kota Serang

SERANG, TOPmedia - Lagi, Puskesmas Pembantu (Pustu) di Kota Serang, yang terbengkalai dan tidak beroperasi kembali ditemukan. Kali ini, kasus tersebut terjadi di Kelurahan Bendung, Kecamatan Kasemen.

Pustu yang berada persis di samping kantor Kelurahan Bendung itu, terpantau dalam kondisi yang cukup memprihatinkan. Pasalnya, pintu yang terlihat memiliki gembok, seperti dijebol paksa.

Sedangkan kondisi di dalamnya, salah satu pintu ruangan terlihat bolong dan hancur. Pintu yang mengarah ke belakang gedung pun terbuka lebar tanpa ditutup.


Sementara, langit-langit Pustu terlihat sudah banyak yang rusak. Demikian pula dengan tembok, beberapa titik terlihat retakan yang cukup dalam.

Salah satu masyarakat yang mengaku bernama Ina mengatakan, bahwa Pustu tersebut sudah sekitar satu tahun tidak beroperasi. Padahal menurutnya, masyarakat sekitar banyak yang datang ke sana untuk berobat.

"Seingat saya itu sudah setahun lebih tidak beroperasi. Dulu itu pokoknya kantor kelurahan pasti aja ramai karena pergi ke Pustu yang ada di sebelahnya," ujarnya, saat ditemui di lingkungan Cibomo, Kelurahan Bendung, Jumat (24/1/2020).

Menurut Ina, gedung Pustu tersebut pun sudah kurang layak digunakan. Sebab, bangunan itu terlihat sangat rapuh.

"Yah mas bisa lihat sendiri kondisinya seperti apa sekarang. Kayak tidak pernah ada rehab gitu dari dulu juga," katanya.

Karena tidak beroperasi, Ina mengaku masyarakat sekitar untuk berobat harus pergi ke Puskesmas Kilasah yang jaraknya cukup jauh. Ia pun berharap Pustu ini dapat kembali berfungsi.

"Pustu kan memang seharusnya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kalau kita ke Kilasah memang cukup jauh. Semoga nanti bisa dihidupkan kembali Pustunya," harap Ina.

Sementara itu, staf Kelurahan Bendung, Yanto, mengatakan, bahwa Pustu itu berhenti beroperasi karena tenaga kesehatan yang bertanggungjawab di Pustu itu jarang datang.

"Alasannya sih karena di Puskesmas Kilasah padat jadwalnya. Jadi jarang-jarang dia hadir di Pustu ini," ungkapnya singkat. (TM1/Red)

berita terkait

Komentar